Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

Opini

Program Makan Bergizi Gratis Capai Jutaan Penerima, Serap Tenaga Kerja Lokal

badge-check


					Program Makan Bergizi Gratis Capai Jutaan Penerima, Serap Tenaga Kerja Lokal Perbesar

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan hasil menggembirakan. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan bahwa program ini telah menjangkau lebih dari 38,5 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut disampaikan Dadan saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

“Kepala BGN menyampaikan bahwa hingga saat ini program MBG telah menjangkau 38.509.615 penerima manfaat yang dilayani oleh 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG,” demikian keterangan Sekretariat Kabinet melalui akun media sosial resminya.

Dadan menegaskan bahwa pengawasan mutu dan keamanan pangan terus diperkuat untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan kebersihan.

Ia juga menyebut adanya peningkatan penyediaan test kit dan alat pemanas di dapur MBG demi menjamin kelayakan makanan.

Seskab Teddy Indra Wijaya mengapresiasi kerja keras BGN dan seluruh pihak yang terlibat.

Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus melakukan penyempurnaan agar manfaat MBG dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

“Program MBG memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tak hanya penerima manfaat, tapi juga ekosistem di dalamnya seperti UMKM, koperasi, dan BUMDes,” ujarnya.

Teddy menambahkan, pemerintah berkomitmen memastikan setiap komponen bangsa memperoleh manfaat dari MBG, baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun kesejahteraan ekonomi di tingkat akar rumput.

BGN menargetkan jumlah penerima manfaat program MBG akan meningkat hingga 82,9 juta orang pada akhir 2025.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan program ini tak hanya bermanfaat di sektor pangan, tetapi juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Program makan bergizi gratis dapat menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja langsung dan 2,5 juta tenaga kerja tak langsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, satu dapur MBG dapat melibatkan 10 hingga 15 supplier, dan tiap supplier mempekerjakan 5 sampai 10 orang.

“Itu artinya ada sekitar 2,5 juta tenaga kerja, belum termasuk industri yang tumbuh,” imbuhnya.

Nanik juga menyoroti munculnya industri baru akibat program ini.

“Dulu Indonesia tidak punya pabrik ompreng. Sekarang, dengan adanya program MBG, sudah tumbuh sekitar 35 industri, termasuk karoseri mobil pengangkut,” katanya.

Ia menegaskan, MBG bukan hanya memberi makan bergizi kepada anak-anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi

14 October 2026 - 09:30

Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tetap Optimis di Tengah Tekanan Global

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tangguh, Optimis Tumbuh lewat Kekuatan Dalam Negeri

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Menjadikan Lapangan Kerja Lebih Produktif dan Berkelanjutan

14 October 2026 - 09:30

Trending on Opini