Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kerja Nyata untuk Rakyat Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

Berita

Stimulus Q4 Capai 30 Juta Keluarga: Bukti Komitmen Prabowo-Gibran di Tahun Pertama

badge-check


					Stimulus Q4 Capai 30 Juta Keluarga: Bukti Komitmen Prabowo-Gibran di Tahun Pertama Perbesar

Jakarta – Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menunjukkan keberpihakannya terhadap rakyat. Jelang satu tahun, pemerintah akan kembali mengeluarkan program stimulus ekonomi baru.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto agar stimulus ini menjangkau lebih dari 30 juta keluarga rentan miskin (desil empat) dan pekerja. Finalisasi anggaran masih berlangsung untuk program yang akan mempertebal bantalan ekonomi di kuartal keempat 2025 tersebut.

“Arahan dari Bapak Presiden bahwa bantalan stimulus tambahan itu agar sampai dengan desil keempat atau menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat, plus yang terkait dengan pekerja,” ujar Airlangga.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Ia menjelaskan sejauh ini hasil dari stimulus ekonomi pada kuartal sebelumnya menunjukkan dampak yang positif.

Data dalam negeri menunjukkan perkembangan cukup baik, meskipun terdapat tantangan. Pasar keuangan domestik, lanjut Ibrahim, memperlihatkan sinyal positif, ditandai dengan penguatan tipis pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan mata uang Rupiah.

Sentimen positif ini didukung upaya pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta meredanya ketegangan perang dagang global. Pemerintah ditaksir berencana menerapkan stimulus ekonomi pada kuartal keempat tahun ini untuk mendorong daya beli masyarakat.

“Nah, kemudian kita lihat juga untuk data dalam negeri pun juga ya sedikit cukup bagus,” ungkap Ibrahim.

Langkah-langkah domestik ini ditambah dengan sentimen global yang membaik, menurut Ibrahim, memberikan dampak langsung pada pergerakan nilai tukar Rupiah dan pasar saham. “Ini yang membuat rupiah sedikit menguat, ya kemarin pun juga menguat, hari ini pun juga menguat tipis,” imbuhnya.

Untuk diketahui, stimulus sebelumnya telah mencakup bantuan pangan dan program padat karya senilai lebih dari Rp16 triliun, yang sudah berjalan sejak beberapa bulan terakhir. Pemerintah diyakini akan berupaya keras agar pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir tahun ini terus menunjukkan arah yang lebih baik.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi nasional menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Meskipun detail anggarannya belum diumumkan secara resmi, pemerintah memastikan bahwa stimulus ini akan disalurkan secara tepat sasaran.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

16 October 2026 - 06:12

Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

16 October 2026 - 06:12

Trending on Berita