Menu ✖

Dark Mode
Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat Karhutla Ditekan lewat Modifikasi Cuaca dan Penguatan Pengawasan Hutan

Berita

Pemerintah Pastikan Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Hambatan

badge-check


					Pemerintah Pastikan Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Hambatan Perbesar

Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan kesiapan dana dan aturan jelang beroperasinya 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih pekan depan. Program ini disebut memasuki fase krusial, terutama dalam penetapan skema dan mekanisme pembiayaan yang akan mendukung operasional koperasi di seluruh Indonesia.

“Kita sudah siap, tinggal cek tanah untuk lokasi pembangunan gudang dan gerai-gerainya. Setelah itu, Kopdes Merah Putih langsung jalan,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, dukungan pembiayaan terhadap Kopdes Merah Putih telah diperkuat dengan hadirnya regulasi penting. Dengan hadirnya regulasi, pemerintah memastikan tidak ada lagi hambatan administratif yang bisa mengganggu laju program strategis ini.

“Ke-1.000 koperasi tersebut sudah mengajukan proposal dan tinggal menunggu proses pencairan,” tambah Ferry.

Ia menegaskan, dana dari bank Himbara dengan plafon Rp3 miliar per koperasi sudah disiapkan. Skema ini memberikan kepastian bagi para pengurus koperasi untuk segera menggerakkan roda usaha di desa maupun kelurahan.

Ferry juga mengakui, sebelumnya terdapat kendala terkait kewajiban musyawarah desa khusus (musdesus) dan persetujuan kepala daerah. Namun, aturan terbaru dari Menteri Desa menyatakan musdesus bisa dilakukan serempak, sehingga tidak lagi menjadi hambatan. Begitu pula persyaratan persetujuan kepala daerah yang kini dihapuskan.

“Bahkan, untuk syarat persetujuan kepala daerah pun sudah tidak ada lagi. Menkeu dan Danantara sudah oke,” tegasnya.

Dana pinjaman bagi Kopdes Merah Putih juga tidak hanya diarahkan untuk modal kerja, tetapi mencakup investasi pada pembangunan gudang dan gerai. Untuk mempercepat implementasi, Kemenkop bersama bank Himbara akan melakukan pelatihan dan pendampingan bagi pengurus koperasi.

“Yang terpenting adalah mengubah mindset masyarakat desa, tidak lagi menjadi objek atau penerima manfaat. Tapi, dengan adanya Kopdeskel ini, mereka menjadi subjek atau pengusaha di desanya masing-masing,” tandas Ferry.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa sudah ada 20 ribu Kopdes Merah Putih dengan data lengkap dan dukungan dana yang siap digulirkan. Peluncuran akan dimulai dengan 1.000 koperasi pada pekan depan.

“Untuk mensukseskan program Kopdes Merah Putih ini, sudah menjadi tanggung jawab semua kementerian dan lembaga, termasuk dukungan DPR RI, bukan hanya Kemenkop,” ujarnya.

Dengan kepastian pembiayaan dan dukungan regulasi, pemerintah memastikan program Kopdes Merah Putih berjalan lancar tanpa hambatan. Program ini diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

[w.R]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional

20 October 2026 - 01:15

Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG

20 October 2026 - 01:14

Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara

20 October 2026 - 01:14

Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG

20 October 2026 - 01:14

Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat

20 October 2026 - 01:14

Trending on Berita