Menu ✖

Dark Mode
Dari Deteksi Dini hingga Penyuluhan, Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla melalui Pemadaman Terpadu dan Inovasi Teknologi Bantuan Karhutla Diperkuat, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Masyarakat Terdampak Kabut Asap Ketegasan Hukum Karhutla Sebagai Bukti Nyata Negara Hadir Melindungi Warga Perkuat Pencegahan Karhutla, Pemerintah Siapkan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove yang Lebih Fleksibel Pemerintah Pastikan Penanganan Karhutla Dipercepat, Enam Provinsi Jadi Fokus

Opini

Sinergitas TNI–Polri Jamin PSU Aman, Masyarakat Tenang Salurkan Hak Pilih

badge-check


					Sinergitas TNI–Polri Jamin PSU Aman, Masyarakat Tenang Salurkan Hak Pilih Perbesar

Jakarta — Sinergi TNI–Polri di berbagai daerah memastikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Di sejumlah wilayah seperti Papua dan Kalimantan Timur, pola pengamanan terpadu—mulai patroli gabungan, penjagaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga sambang dialogis—membuat warga merasa tenang menyalurkan hak pilihnya sekaligus menegaskan kedewasaan berdemokrasi.

Di ujung timur Indonesia, pelaksanaan PSU di Kabupaten Boven Digoel berjalan damai dan menjadi “tonggak sejarah baru” bagi masyarakat setempat. Komandan Kodim 1711/Boven Digoel, Letkol Inf Andry Christian, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara pemilu, pengawas, pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta seluruh masyarakat yang telah memberi dukungan nyata.

“Lancar dan amannya pelaksanaan PSU Boven Digoel itu dapat diraih karena dukungan seluruh elemen, sehingga tahapan PSU sukses terlaksana hingga penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh KPUD,” ujarnya.

Menurutnya, kelancaran PSU bukan hanya keberhasilan teknis, tetapi juga bukti kedewasaan politik warga—termasuk dukungan dari para pasangan calon, baik yang terpilih maupun belum berhasil—yang menjaga suasana aman dan penuh penghargaan terhadap proses demokrasi.

Pengalaman serupa terkonfirmasi di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Bupati terpilih, Angela Idang Belawan, mengapresiasi KPU, Bawaslu, TNI–Polri, dan masyarakat yang menjaga kondusivitas sejak persiapan hingga hari pemungutan. Ia menyebut PSU berjalan “aman, tertib, dan lancar,” mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Ke depan, pemerintah kabupaten menyiapkan agenda percepatan pelayanan publik, pemerataan infrastruktur hingga ke kampung-kampung, serta tata kelola yang transparan dan modern—meneruskan momentum politik yang sejuk pasca-PSU.

Rangkaian capaian ini menegaskan tiga hal. Pertama, kolaborasi TNI–Polri di lapangan efektif mencegah gangguan keamanan, dari kriminalitas konvensional hingga potensi provokasi saat tahapan pemungutan suara. Kedua, pendekatan dialogis—patroli sambang, edukasi kamtibmas, dan respons cepat aduan—membangun kepercayaan publik. Ketiga, kedewasaan politik warga kian menguat: aspirasi disalurkan damai, hasil pemungutan dihormati, dan persatuan menjadi pijakan setelah kompetisi.

[]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG

14 October 2026 - 09:30

Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tetap Optimis di Tengah Tekanan Global

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tangguh, Optimis Tumbuh lewat Kekuatan Dalam Negeri

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Menjadikan Lapangan Kerja Lebih Produktif dan Berkelanjutan

14 October 2026 - 09:30

Trending on Opini