Menu ✖

Dark Mode
Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat Karhutla Ditekan lewat Modifikasi Cuaca dan Penguatan Pengawasan Hutan

Berita

Waspadai Isu Nepal Jadi Provokasi di Tanah Air

badge-check


					Waspadai Isu Nepal Jadi Provokasi di Tanah Air Perbesar

Haidar Alwi Institut (HAI) mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu menjaga persatuan di tengah krisis politik global.

Lembaga ini menilai Indonesia harus belajar dari situasi di Nepal agar tidak mengalami hal serupa.

Gelombang demonstrasi di Nepal dalam sepekan terakhir berubah menjadi tragedi besar.

Aksi tersebut menelan korban jiwa, menghancurkan bangunan negara, serta menyeret tokoh-tokoh politik papan atas ke dalam pusaran krisis.

Direktur HAI, Sandri Rumanama, menyampaikan bahwa gejolak di Nepal harus dapat menjadi pelajaran bangsa Indonesia.

“Kita sama-sama negara demokrasi, pendapatan per kapita tidak jauh berbeda, bahkan grafik ekonomi nasional juga tidak signifikan bedanya. Karena itu kita harus belajar dari situasi di Nepal, bersatu di tengah ketidakpastian geopolitik global,” ujarnya di Jakarta.

Sandri menegaskan perlunya kewaspadaan aparat keamanan pascakericuhan di Indonesia beberapa waktu lalu.

Menurutnya, antisipasi sejak dini penting agar potensi konflik tidak berkembang.

“Pemerintah harus bersama aparat keamanan bersiap menghadapi kondisi global yang tidak menentu. Apalagi kita baru saja mengalami tragedi yang hampir mirip dengan Nepal, sehingga potensi krisis politik bisa saja muncul,” tegasnya.

Sementara itu, Kepolisian RI menegaskan masyarakat jangan sampai terprovokasi isu-isu yang beredar di media sosial.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menekankan agar publik bijak menyikapi pesan berantai maupun ajakan demonstrasi.

“Saya mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi dengan jernih. Rujuklah pada media massa dan jurnalis yang menyajikan fakta,” katanya.

Trunoyudo menekankan, media memiliki peran strategis untuk menjernihkan isu.

Ia mengajak masyarakat lebih selektif sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi.

“Setiap informasi harus disaring dan diperiksa sumbernya. Jadikan media massa sebagai rujukan utama,” tegasnya.

Sebelumnya, influencer dan aktivis Aalia Mauro juga menyoroti demonstrasi di Nepal melalui akun X miliknya. Ia menyebut semangat yang dibawa para demonstran adalah melawan korupsi dan mendorong pemerintahan yang bersih. ***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional

20 October 2026 - 01:15

Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG

20 October 2026 - 01:14

Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara

20 October 2026 - 01:14

Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG

20 October 2026 - 01:14

Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat

20 October 2026 - 01:14

Trending on Berita