Menu ✖

Dark Mode
KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen Pemerintah Antisipasi Tekanan Global, Defisit APBN Dijaga di Bawah Batas

Berita

Program CKG Sekolah Diluncurkan Serentak, Pemeriksaan Kesehatan Kini Sasar Pelajar

badge-check


					Program CKG Sekolah Diluncurkan Serentak, Pemeriksaan Kesehatan Kini Sasar Pelajar Perbesar

Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah resmi diluncurkan serentak oleh pemerintah pada Senin, 4 Agustus 2025, di 12 sekolah di berbagai daerah. Langkah ini menandai dimulainya perluasan cakupan pelayanan kesehatan gratis yang menyasar siswa sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menyebut bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“CKG Sekolah merupakan investasi jangka panjang di sektor kesehatan bagi anak dan remaja,” ujar Adita, Minggu (3/8).

Pemerintah menargetkan sebanyak 53,8 juta siswa dari 282 ribu satuan pendidikan akan menjadi penerima manfaat CKG Sekolah. Program ini meliputi jenjang SD, SMP, SMA, madrasah, hingga Sekolah Rakyat. Peluncuran ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto, yang mengutamakan pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 10 Februari 2025, program CKG telah menjangkau lebih dari 16 juta orang. Melalui CKG Sekolah, pemerintah semakin aktif menjangkau anak-anak di lingkungan pendidikan agar deteksi dini potensi penyakit bisa dilakukan secara berkala.

Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan bahwa program ini juga bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat terkait pemeriksaan kesehatan.

“Dalam keadaan sehat sekalipun, masyarakat didorong untuk datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan dirinya secara gratis. Untuk mencegah hal-hal buruk di kemudian hari sebelum semuanya terlambat,” tegas Hasan.

Ia menambahkan bahwa pelajar menjadi kelompok yang sangat strategis untuk dijangkau, mengingat pentingnya membentuk gaya hidup sehat sejak usia sekolah.

“Diharapkan anak-anak kita bisa dideteksi sedini mungkin potensi penyakit yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah di masa depan,” tambah Hasan.

Peluncuran serentak ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai rutinitas yang terintegrasi dalam kehidupan pendidikan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas

25 October 2026 - 00:04

Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi

25 October 2026 - 00:04

Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen

25 October 2026 - 00:04

Trending on Berita