Menu

Dark Mode
Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi Masyarakat Dukung Kebijakan Pro-Buruh Prabowo, Tegaskan Sikap Tolak Provokasi Pemerintah Terus Benahi Berbagai Masalah, Penyampaian Aspirasi Jangan Dikotori Provokasi Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

Berita

Sekolah Rakyat Jadi Solusi Inklusif Pendidikan Papua, Pemerintah Daerah Siap Wujudkan Komitmen Presiden

badge-check


					Sekolah Rakyat Jadi Solusi Inklusif Pendidikan Papua, Pemerintah Daerah Siap Wujudkan Komitmen Presiden Perbesar

Papua – Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Papua Barat Daya tengah menggagas langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis dan berasrama yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk di Tanah Papua, sebagai upaya nyata menghadirkan pendidikan yang setara dan berkualitas.

Di Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di dua kabupaten strategis, yakni Nabire dan Mimika. Kedua wilayah dinilai relatif aman dan potensial sebagai lokasi percontohan untuk mengimplementasikan pendidikan inklusif.

“Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak kurang mampu, termasuk mereka yang berasal dari wilayah yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan, agar tetap bisa melanjutkan sekolah,” ujar Meki Nawipa di Timika.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini masih berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan sekolah berpola asrama tersebut. Meski tahap persiapan membutuhkan waktu, Nawipa memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen kuat untuk menghadirkan layanan pendidikan yang menyeluruh bagi seluruh anak Papua Tengah.

Komitmen serupa juga ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Gubernur Elisa Kambu menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk segera menyiapkan lahan yang dibutuhkan dalam pembangunan Sekolah Rakyat di enam wilayah, yakni Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Maybrat, Raja Ampat, dan Kota Sorong.

“Prinsipnya, sekolah ini berada di bawah kewenangan kabupaten/kota. Maka kami minta mereka segera siapkan lahan. Sekolah ini diharapkan menjadi jembatan bagi mereka agar tidak putus sekolah dan tetap mendapat layanan pendidikan yang berkualitas,” jelas Elisa Kambu di Sorong.

Kambu juga menyebut bahwa sejumlah kepala daerah telah memberikan laporan lisan mengenai kesiapan lahan. Namun, dokumen resmi dalam bentuk usulan administratif masih ditunggu untuk kemudian disampaikan ke tingkat provinsi dan diteruskan ke pemerintah pusat.

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pemerataan pendidikan dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Selain menjadi solusi terhadap rendahnya angka partisipasi sekolah di wilayah 3T, program ini juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat posisi masyarakat Papua melalui sektor pendidikan.

Kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan program ini. Dukungan lintas sektor diharapkan mempercepat pembangunan serta menjadikan Sekolah Rakyat sebagai simbol keberhasilan negara dalam memberikan layanan dasar yang inklusif, khususnya bagi masyarakat yang selama ini berada di wilayah-wilayah terluar.

Dengan langkah konkret ini, pemerintah membuktikan kehadirannya dalam menjawab tantangan akses pendidikan di Tanah Papua, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah Percepat Pembangunan Papua, Masyarakat Harus Jaga Kondusivitas

23 September 2026 - 02:12

Mahasiswa Apresiasi Kebijakan Transformatif Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 September 2026 - 02:12

Komitmen Pemerintah Tangani Pelanggaran HAM Terus Berjalan, Masyarakat Diajak Jaga Kedamaian

23 September 2026 - 02:12

Trending on Berita