Menu ✖

Dark Mode
Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Generasi Muda Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Provokasi

Berita

Penyelenggaraan Retret Gelombang Kedua Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Antardaerah

badge-check


					Penyelenggaraan Retret Gelombang Kedua Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Antardaerah Perbesar

Jakarta— Penyelenggaraan retret kepala daerah gelombang kedua resmi digelar pada 22 hingga 26 Juni 2025. Kegiatan yang diikuti 86 kepala daerah ini menjadi lanjutan dari retret gelombang pertama yang telah sukses dilaksanakan pada Februari lalu. Retret ini bertujuan mempererat komunikasi dan memperkuat koordinasi antardaerah guna mendorong terciptanya sinergi dalam pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menilai inisiatif ini memberikan dampak positif yang nyata terhadap pola hubungan antarkepala daerah. Ia mengungkapkan bahwa setelah mengikuti retret sebelumnya, para kepala daerah kini lebih saling mengenal, sehingga komunikasi dan kerja sama menjadi lebih terbuka dan produktif.

“Yang paling jelas yang terasa, yang selalu dibicarakan ketika kami ke daerah adalah bahwa kebersamaan dan sinergi itu sekarang lebih menonjol karena lebih kenal,” ujar Bima

Bima menyebutkan bahwa sebelumnya, tidak banyak momen yang mengondisikan para kepala daerah untuk bertemu secara intens dan membangun kedekatan. Dengan adanya forum seperti retret ini, proses saling mengenal menjadi lebih cepat dan mendalam, membuka jalan bagi kerja sama lintas wilayah.

“Dulu angkatan saya misalnya, itu kan enggak dikondisikan seperti kemarin bersama-sama dalam waktu yang cukup lama. Sekarang, ketika ada bencana atau program prioritas nasional, koordinasinya menjadi lebih mudah dan efektif karena hubungan personal sudah terbentuk,” katanya.

Retret kepala daerah ini juga mendorong terjadinya pertukaran ide dan kerja sama konkret di berbagai sektor. Bima mencontohkan adanya kecenderungan baru di mana para kepala daerah saling mengunjungi dan berdiskusi langsung mengenai kebijakan, inovasi pelayanan publik, serta solusi bersama untuk permasalahan daerah.

“Kami melihat sekarang mereka saling mengunjungi untuk bertukar pikiran menjalin kerja sama, itu sangat kuat dan menonjol sekali dibanding masa-masa sebelumnya,” tambahnya.

Tercatat ada 93 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang seharusnya mengikuti retret gelombang kedua ini. Namun, enam di antaranya tidak dapat hadir karena alasan kesehatan. Satu di antaranya, Gubernur Papua Pegunungan, bahkan harus kembali ke daerah karena kabar duka atas wafatnya ibunda tercinta.

Dengan kehadiran 86 peserta aktif, retret gelombang kedua yang digelar di Bandung ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat jejaring antar pemerintah daerah dan mempercepat implementasi program-program nasional melalui kerja sama yang harmonis dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan

27 October 2026 - 03:24

Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda

27 October 2026 - 03:24

Trending on Berita