Menu ✖

Dark Mode
KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen Pemerintah Antisipasi Tekanan Global, Defisit APBN Dijaga di Bawah Batas

Berita

KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas

badge-check


					KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas Perbesar

*Jakarta* – Pemerintah bersama sektor perbankan terus memperkuat akses kepemilikan rumah bagi pekerja muda melalui percepatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Program ini diharapkan memberikan kemudahan pembiayaan sekaligus memperluas kesempatan generasi muda memiliki hunian pertama yang layak dan terjangkau.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi solusi untuk membantu pekerja muda menghadapi tantangan kepemilikan rumah, terutama kenaikan harga properti dan kebutuhan uang muka.

“Ini adalah program yang bisa menjawab tantangan yang ada saat ini, terutama bagi pekerja muda,” ujar Sid Herdi Kusuma.

Menurutnya, program FLPP diharapkan semakin memperluas kesempatan masyarakat untuk memiliki rumah sejak usia produktif sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking Bank Syariah Nasional (BSN), Mochamad Yut Penta, mengatakan BSN mendukung penyaluran KPR subsidi melalui skema pembiayaan dengan angsuran tetap sehingga memberikan kepastian bagi pekerja muda dalam merencanakan keuangan.

“Kepastian angsuran menjadi salah satu keunggulan kami dalam pembiayaan rumah subsidi,” ujar Yut Penta.

BSN menyediakan fasilitas KPR subsidi FLPP dengan uang muka mulai satu persen, tenor hingga 40 tahun, serta margin tetap lima persen untuk rumah tapak. Kemudahan tersebut diharapkan semakin mendorong generasi muda mewujudkan kepemilikan rumah pertama.

“Rumah pertama tidak harus menjadi rumah impian terakhir. Pekerja muda dapat menerapkan konsep starter home atau memulai dari rumah yang sesuai dengan kapasitas finansial saat ini,” jelasnya.

Sedangkan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengajak generasi muda yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program FLPP.

Berdasarkan realisasi sementara kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z menjadi penerima manfaat FLPP tertinggi. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda dalam merencanakan kepemilikan rumah sejak dini.

Sinergi pemerintah dan perbankan diharapkan terus mempercepat penyaluran KPR subsidi serta memperluas akses hunian bagi masyarakat. Melalui penguatan sinergi BP Tapera dan perbankan, akses pembiayaan perumahan diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak pekerja muda dapat mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi

25 October 2026 - 00:04

Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Antisipasi Tekanan Global, Defisit APBN Dijaga di Bawah Batas

25 October 2026 - 00:04

Trending on Berita