Menu ✖

Dark Mode
Digitalisasi Bansos, Ponsel Gratis Diprioritaskan bagi Warga Paling Membutuhkan Digitalisasi Bansos Makin Inklusif, Ponsel Gratis Menyasar yang Paling Membutuhkan Digitalisasi Bansos Dibuka Lebih Inklusif lewat Ponsel Gratis Ponsel Gratis Jadi Jembatan Warga Rentan Masuk Digitalisasi Bansos Cadangan Beras Terjaga, El Nino Diantisipasi Sejak Dini Cadangan Beras Aman, Pemerintah Siapkan Antisipasi El Nino

Berita

Digitalisasi Bansos, Ponsel Gratis Diprioritaskan bagi Warga Paling Membutuhkan

badge-check


					Digitalisasi Bansos, Ponsel Gratis Diprioritaskan bagi Warga Paling Membutuhkan Perbesar

Jakarta – Rencana pemanfaatan telepon genggam (ponsel) gratis untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Program ini diharapkan membantu warga berpenghasilan rendah, terutama mereka yang belum memiliki rekening bank dan perangkat memadai untuk mengakses layanan pemerintah.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan ponsel direncanakan terhubung dengan rekening digital sehingga penyaluran bantuan pemerintah dapat dilakukan secara langsung kepada penerima. Meski demikian, mekanisme pembagian perangkat dan kriteria penerimanya masih menunggu penjelasan resmi pemerintah.

Melalui sistem ini, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih transparan, tepat sasaran, dan mudah dipantau sehingga risiko kesalahan pendataan maupun penyaluran dapat diminimalkan. Selain itu, kepemilikan ponsel diharapkan membantu masyarakat berpenghasilan rendah mengakses layanan keuangan digital dan informasi bantuan pemerintah secara lebih mudah.

“Setiap warga negara akan diberikan telepon genggam dengan rekening digital. Seluruh dana akan berada di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perlu menjadi perhatian utama. Prioritas dapat diarahkan kepada keluarga miskin dan rentan yang belum memiliki ponsel, tidak mempunyai akses rekening perbankan, serta mengalami kesulitan menjangkau layanan digital. Penetapan penerima tetap perlu didasarkan pada pendataan dan verifikasi agar bantuan tidak diberikan kepada kelompok yang sebenarnya sudah mampu.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan pentingnya kualitas data dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung digitalisasi bantuan sosial, termasuk rencana pemberian ponsel gratis bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Pendataan yang akurat diperlukan agar bantuan perangkat dapat diprioritaskan kepada keluarga miskin dan rentan yang belum memiliki ponsel atau mengalami keterbatasan akses terhadap layanan digital.

“Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait, program ini diharapkan dapat mendukung penyaluran bansos secara lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya mempermudah proses penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak tertinggal akibat keterbatasan teknologi,” ujarnya

Dengan demikian, digitalisasi bansos tidak sekadar menghadirkan perangkat baru, tetapi juga membuka akses yang lebih adil terhadap layanan publik. Keberhasilan program bergantung pada transparansi kriteria penerima, kesiapan infrastruktur, serta jaminan bahwa warga paling membutuhkan memperoleh manfaat nyata.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Digitalisasi Bansos Makin Inklusif, Ponsel Gratis Menyasar yang Paling Membutuhkan

17 October 2026 - 23:30

Cadangan Beras Terjaga, El Nino Diantisipasi Sejak Dini

17 October 2026 - 23:30

Cadangan Beras Aman, Pemerintah Siapkan Antisipasi El Nino

17 October 2026 - 23:30

Pemerintah Perkuat Langkah Kendalikan Inflasi Pangan di Daerah

17 October 2026 - 23:30

Pemerintah Jaga Harga Pangan agar Inflasi Tetap Terkendali

17 October 2026 - 23:30

Trending on Berita