Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Memperkuat Fondasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Ketegasan Politik dan Terobosan Ekonomi Mengantar Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo Gibran Menuju Kedaulatan Bangsa 2 Tahun Pragib, Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Jadi Modal Hadapi Ketidakpastian Global Guru Besar Ekonomi: Stabilitas Politik, Kepastian Hukum, dan Optimisme Publik Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional Pengamat Ekonomi: Stabilitas Makro Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Turbulensi Global Pakar Ekonomi Sebut Dua Tahun Pragib, Pemerintah Perkuat Ekonomi Pedesaan lewat Sinergi MBG dan KDMP

Berita

Pemuda Didorong Perkuat Kopdes Merah Putih sebagai Penggerak Ekonomi Desa

badge-check


					Pemuda Didorong Perkuat Kopdes Merah Putih sebagai Penggerak Ekonomi Desa Perbesar

JAKARTA – Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) terus diarahkan untuk memperluas aktivitas ekonomi produktif di perdesaan. Keterlibatan generasi muda dinilai penting dalam mendorong inovasi, digitalisasi usaha, serta pengembangan potensi lokal agar koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengambil peran strategis dalam mempercepat operasional Kopdes Merah Putih. Menurutnya, jaringan kepemudaan hingga tingkat desa dapat menjadi motor penggerak koperasi yang produktif.

“Kita berharap jaringan pemuda, dan KNPI sampai desa menjadi penggeraknya, motornya, untuk pergerakan aktivasi Koperasi Desa Merah Putih,” kata Farida.

Farida menjelaskan, pengembangan koperasi tidak terbatas pada penyediaan kebutuhan pokok. Gerai Potensi Desa juga diharapkan memperkuat pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah Martayadi Tajuddin menilai Kopdes Merah Putih merupakan peluang membenahi struktur perekonomian desa.

“Fakta strukturalnya sederhana, ekonomi desa adalah ekonomi yang bocor,” ungkap Martayadi.

Menurutnya, koperasi dapat memperkuat distribusi, penyimpanan hasil pertanian, serta akses usaha produktif masyarakat.

“Ini bukan bansos, melainkan modal produktif,” tegasnya.

Martayadi menambahkan pengembangan koperasi memerlukan tata kelola profesional agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Negara meminjamkan sistem, bukan sekadar uang,” tuturnya.

Di sisi lain, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung menyoroti keberlanjutan Kopdes Merah Putih sebagai komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“MBG dan koperasi itu kan janji kampanye. Bagaimana dibatalkan?” kata Rocky.

Menurutnya, pelaksanaan program merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah memenuhi komitmen kepada masyarakat.

“Itu janji presiden mesti dia kerjakan, konsekuensinya yang dihitung itu,” ujarnya.

Rocky juga mengingatkan pentingnya penilaian rasional terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

“Tapi kita hanya ingin mengatakan, bahwa ini negeri harus dikembalikan pada akal sehat,” jelasnya.

Penguatan Kopdes Merah Putih melalui keterlibatan pemuda diharapkan mampu memperluas kesempatan usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menciptakan kegiatan ekonomi desa yang lebih mandiri. Keberhasilannya tetap memerlukan pendampingan, transparansi, dan pengawasan agar manfaat koperasi benar-benar menjangkau masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Guru Besar Ekonomi: Stabilitas Politik, Kepastian Hukum, dan Optimisme Publik Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional

22 October 2026 - 01:58

2 Tahun Pragib, Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Jadi Modal Hadapi Ketidakpastian Global

22 October 2026 - 01:58

Pengamat Ekonomi: Stabilitas Makro Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Turbulensi Global

22 October 2026 - 01:58

Pakar Ekonomi Sebut Dua Tahun Pragib, Pemerintah Perkuat Ekonomi Pedesaan lewat Sinergi MBG dan KDMP

22 October 2026 - 01:58

Akademisi Nilai Program Investasi dan Program Sosial Pragib Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

22 October 2026 - 01:58

Trending on Berita