Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Memperkuat Fondasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Ketegasan Politik dan Terobosan Ekonomi Mengantar Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo Gibran Menuju Kedaulatan Bangsa 2 Tahun Pragib, Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Jadi Modal Hadapi Ketidakpastian Global Guru Besar Ekonomi: Stabilitas Politik, Kepastian Hukum, dan Optimisme Publik Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional Pengamat Ekonomi: Stabilitas Makro Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Turbulensi Global Pakar Ekonomi Sebut Dua Tahun Pragib, Pemerintah Perkuat Ekonomi Pedesaan lewat Sinergi MBG dan KDMP

Berita

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Simpul Ekonomi Desa

badge-check


					Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Simpul Ekonomi Desa Perbesar

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kopdes Merah Putih dikembangkan untuk memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan desa. Koperasi ini dirancang menjadi simpul layanan warga melalui toko sembako, unit simpan pinjam, klinik, apotek, dan gudang pendingin.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) disiapkan sebagai penyerap hasil komoditas, penyalur subsidi, simpul logistik, serta pendukung program Makan Bergizi Gratis.

“Sekarang sudah berjalan dengan baik. Sekarang ya, penempatan manajer-manajer sudah,” ujar Zulhas.

Zulhas menyebut sekitar 28 ribu koperasi telah dipersiapkan untuk dikelola oleh manajer profesional.

“Ya, 28 ribuan,” ucap Zulhas.

Sementara itu, Kementerian Koperasi mencatat lebih dari 85 persen dari 28.620 calon manajer telah menyatakan bersedia ditempatkan per 28 September 2026. Menurut jadwal yang disampaikan Kemenkop pada September, calon manajer yang telah menyelesaikan proses konfirmasi dijadwalkan mulai bertugas pada Oktober 2026.

Penyiapan manajer menjadi bagian dari penguatan pengelolaan koperasi. Pemerintah mengembangkan layanan Kopdes agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di desa.

Terkait hal itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan pengembangan Kopdes berjalan bersama upaya mendorong desa mandiri menjadi desa industri. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas kegiatan ekonomi sesuai potensi daerah.

“Desa mandiri kita naikkan menjadi desa industri. Jadi akan terjadi ada circle ekonomi yang lebih tinggi lagi,” ujar Yandri.

Menurut Yandri, Kopdes juga dirancang menyediakan akses pinjaman berbunga rendah dari bank Himbara bagi warga yang membutuhkan pembiayaan.

“Maka akan hadir nanti di Kopdes itu pinjaman yang dari Bank Himbara dengan bunga rendah. Nah itu kan solusi,” katanya.

Selain pembiayaan, pupuk dan LPG bersubsidi direncanakan menjadi bagian dari layanan Kopdes. Yandri mengatakan koperasi tersebut akan membantu penyaluran barang bersubsidi kepada masyarakat yang berhak.

“Kopdes akan menjadi alat pemerintah untuk memastikan bahwa barang-barang bersubsidi ini benar-benar dinikmati oleh rakyat yang benar-benar harus mendapatkan subsidi,” ucapnya.

Yandri menyampaikan Kopdes akan menjadi aset desa, dengan manfaat usaha yang diarahkan bagi masyarakat setempat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Guru Besar Ekonomi: Stabilitas Politik, Kepastian Hukum, dan Optimisme Publik Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional

22 October 2026 - 01:58

2 Tahun Pragib, Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Jadi Modal Hadapi Ketidakpastian Global

22 October 2026 - 01:58

Pengamat Ekonomi: Stabilitas Makro Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Turbulensi Global

22 October 2026 - 01:58

Pakar Ekonomi Sebut Dua Tahun Pragib, Pemerintah Perkuat Ekonomi Pedesaan lewat Sinergi MBG dan KDMP

22 October 2026 - 01:58

Akademisi Nilai Program Investasi dan Program Sosial Pragib Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

22 October 2026 - 01:58

Trending on Berita