Menu ✖

Dark Mode
2 Tahun Prabowo-Gibran, SDM Jadi Kunci Indonesia Naik Kelas di Ekonomi Digital Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Ekonomi Berikan Nilai Tambah bagi Masyarakat Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Negara Hadir Menjaga Ruang Aspirasi Masyarakat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Negara Perkuat Ruang Aspirasi Masyarakat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Transformasi Digital Buka Peluang Ekonomi bagi Masyarakat Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Komdigi Dorong Ekonomi Digital Beri Nilai Tambah bagi Masyarakat

Berita

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Ekonomi Berikan Nilai Tambah bagi Masyarakat

badge-check


					Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Ekonomi Berikan Nilai Tambah bagi Masyarakat Perbesar

Jakarta – Pembangunan ekonomi pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai perlu diarahkan tidak hanya untuk mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperbesar nilai tambah yang dirasakan masyarakat. Pemanfaatan teknologi, penguatan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan perluasan kesempatan ekonomi menjadi bagian penting dalam agenda tersebut.

Plt. Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital RI Farida Dewi Maharani mengatakan, meski masa pemerintahan Prabowo-Gibran masih relatif singkat, berbagai program yang dijalankan merupakan bagian dari kesinambungan pembangunan sebelumnya.

“Dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, waktu yang dijalankan memang relatif singkat, namun program pemerintah merupakan bagian dari program yang berkelanjutan dari pemerintahan sebelumnya dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Farida.

Menurut dia, pembangunan ekonomi perlu memastikan masyarakat semakin mampu menjadi pelaku ekonomi. Pemanfaatan teknologi dan konektivitas, misalnya, dapat membuka akses terhadap pasar, usaha, pendidikan, dan pekerjaan yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Pembangunan ekonomi perlu diarahkan agar memberikan nilai tambah yang semakin besar kepada masyarakat dan mendorong masyarakat untuk tumbuh serta lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Farida menilai UMKM memiliki posisi penting dalam proses tersebut. Digitalisasi tidak cukup hanya dengan memindahkan aktivitas usaha ke ruang digital, tetapi harus diikuti peningkatan produktivitas dan daya saing melalui edukasi, pelatihan, riset pasar, dan pemasaran yang lebih luas.

Di sisi lain, generasi muda perlu memperoleh ruang untuk mengembangkan inovasi dan membangun perusahaan rintisan. Menurut Farida, perubahan teknologi telah mengubah lanskap industri dan tenaga kerja sehingga peningkatan kompetensi SDM menjadi kebutuhan.

“Indonesia tidak hanya menjadi pasar tetapi juga mampu menjadi produsen dalam ekonomi digital,” katanya.

Ia menambahkan, investasi asing juga perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas melalui transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Pembangunan ekonomi nasional perlu melibatkan banyak pihak dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah,” kata Farida.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

2 Tahun Prabowo-Gibran, SDM Jadi Kunci Indonesia Naik Kelas di Ekonomi Digital

29 September 2026 - 10:09

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Negara Hadir Menjaga Ruang Aspirasi Masyarakat

29 September 2026 - 10:09

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Negara Perkuat Ruang Aspirasi Masyarakat

29 September 2026 - 10:09

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Transformasi Digital Buka Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

29 September 2026 - 10:09

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Komdigi Dorong Ekonomi Digital Beri Nilai Tambah bagi Masyarakat

29 September 2026 - 10:09

Trending on Berita