Menu

Dark Mode
Ekonomi RI Resilien, Fondasi Makro dan Perbankan Masih Kuat Pemerintah Perkuat Fondasi Ekonomi melalui Investasi Produktif dan Pasar Keuangan Mitigasi El Nino di Sektor Energi, Bukti Negara Hadir Antisipasi Krisis Pemerintah Tepat Bergerak Cepat agar El Nino Tidak Mengganggu Pasokan Energi Banpres Karhutla Menjadi Penguat Pemda dalam Menjaga Keselamatan Masyarakat Banpres Karhutla: Perhatian Pemerintah Sampai ke Daerah Terdampak

Berita

Dampak El Nino ke Kilang dan Distribusi Energi Dimitigasi Pemerintah

badge-check


					Dampak El Nino ke Kilang dan Distribusi Energi Dimitigasi Pemerintah Perbesar

Jakarta – Pemerintah memperkuat langkah mitigasi untuk menjaga keandalan fasilitas energi dan kelancaran distribusi di tengah dampak fenomena El Nino 2026. Ancaman cuaca ekstrem, kekeringan, serta peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor agar operasional fasilitas energi dan pasokan kepada masyarakat tetap terjaga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah telah melakukan langkah mitigasi terhadap risiko El Nino di sejumlah fasilitas energi. Salah satunya adalah fasilitas LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat, yang sempat berada dalam ancaman karhutla.

“Kita tahu bahwa El Nino ini berdampak tidak hanya pada sektor pertanian, tapi hampir semua sektor termasuk energi,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, potensi gangguan terhadap fasilitas energi di wilayah timur telah diantisipasi bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Kebakaran yang berada di sekitar kawasan fasilitas Tangguh dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi gangguan terhadap operasional. Menurutnya, langkah mitigasi yang dilakukan menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi cuaca.

Selain mengamankan fasilitas produksi, pemerintah juga memperhatikan aspek distribusi dan rantai pasok energi. Kondisi kemarau dapat memengaruhi jalur logistik tertentu, termasuk transportasi komoditas energi melalui sungai akibat penurunan debit air. Karena itu, penguatan infrastruktur, pemetaan titik rawan, serta penyiapan jalur alternatif menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pasokan energi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani sebelumnya menegaskan bahwa El Nino 2026 membutuhkan respons lintas sektor karena dampaknya dapat menyentuh pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, kehutanan, hingga aktivitas ekonomi.

“Informasi iklim perlu menjadi dasar pengambilan keputusan agar setiap sektor dapat melakukan langkah antisipasi sebelum risiko berkembang menjadi bencana,” tegas Faisal.

BMKG juga mendorong pengelolaan waduk berdasarkan informasi prediksi cuaca dan iklim untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik. Diversifikasi sumber energi melalui optimalisasi berbagai pembangkit serta pemanfaatan energi terbarukan turut menjadi bagian dari strategi adaptasi.

Dengan koordinasi pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga terkait, risiko El Nino terhadap sektor energi dapat ditekan. Pemerintah memastikan kesiapsiagaan terus diperkuat agar fasilitas energi tetap aman, distribusi berjalan, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi iklim yang menantang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Pastikan Dampak El Nino di Sektor Energi Teratasi

18 September 2026 - 11:47

Pemerintah Pastikan Banpres Karhutla Segera Dicairkan secara Akuntabel

18 September 2026 - 11:47

Aktivis Ajak Warga Sikapi September Hitam dengan Damai

18 September 2026 - 11:47

Banpres Karhutla Diperkuat Juknis agar Penyaluran Cepat dan Transparan

18 September 2026 - 11:47

Aktivis Ingatkan September Hitam Perlu Disikapi Bijak dan Tertib

18 September 2026 - 11:47

Trending on Berita