Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi

badge-check


					Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, pada Selasa malam, 1 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Rusia, termasuk melalui pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengatakan, Presiden Prabowo akan mendorong terwujudnya kerja sama bilateral yang konkret dan saling menguntungkan, terutama di sektor ekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta bidang strategis lainnya.

“Politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif. Bapak Presiden Prabowo membangun hubungan baik dengan semua negara, memperluas persahabatan, sekaligus memastikan diplomasi Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, Rusia menilai Indonesia sebagai salah satu mitra penting dan strategis di kawasan Asia-Pasifik. Posisi Indonesia sebagai anggota ASEAN, bagian dari Global South, serta negara dengan peran penting di dunia Muslim turut memperkuat nilai strategis hubungan kedua negara.

“Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, anggota ASEAN yang dihormati, serta salah satu negara penting yang merepresentasikan Global South dan dunia Muslim. Ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam percaturan global,” ucap Teddy.

Kunjungan Prabowo juga dilakukan untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Putin.

Teddy menyebut kehadiran tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan kedua negara sekaligus meningkatnya posisi strategis Indonesia.

“Ini kali kedua Presiden Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang diselenggarakan oleh Rusia, setelah sebelumnya pada tahun lalu hadir dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF),” kata Teddy.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, sebelumnya menyampaikan bahwa pertemuan bilateral Prabowo dan Putin di sela-sela EEF dijadwalkan berlangsung pada 3 September.

Ia berharap kedua pemimpin membahas langkah konkret untuk merealisasikan berbagai kesepakatan penguatan kerja sama bilateral.

“Kalau tidak salah, pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan kelima mereka dalam dua tahun terakhir,” kata Tolchenov.

Sementara itu, penasihat kebijakan luar negeri, Kremlin Yury Ushakov, mengonfirmasi Prabowo akan menjadi tamu utama EEF ke-11. Kedua pemimpin juga dijadwalkan menjadi pembicara kunci dalam forum ekonomi tersebut.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita