Menu ✖

Dark Mode
KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen Pemerintah Antisipasi Tekanan Global, Defisit APBN Dijaga di Bawah Batas

Berita

Investasi 2027 Jadi Kunci Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

badge-check


					Investasi 2027 Jadi Kunci Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Perbesar

Jakarta – Pemerintah menempatkan investasi sebagai salah satu mesin utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen pada 2027. Sasaran tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan RAPBN 2027 yang dirancang untuk memperkuat kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta mempercepat transformasi ekonomi nasional.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan target pertumbuhan ekonomi 2027 ditetapkan sebesar 6 persen, lebih tinggi dibandingkan target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Menurutnya, pertumbuhan yang lebih kuat harus berjalan bersama pengelolaan APBN yang efektif dan disiplin fiskal.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6 persen, lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen,” ujar Presiden.

Senada, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menegaskan bahwa investasi semakin berperan dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Pada triwulan II 2026, investasi tumbuh 6,87 persen dan menyumbang sekitar 39 persen terhadap pertumbuhan ekonomi periode tersebut.

“Investasi bukan sekadar angka realisasi, tetapi kami terus memastikan investasi yang masuk ke Indonesia dapat menjadi bagian dari penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Rosan.

Pemerintah menargetkan realisasi investasi pada 2027 mencapai Rp2.322 triliun, meningkat dari target investasi 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. Target tersebut menjadi bagian dari kebutuhan investasi nasional sepanjang 2025–2029 yang diproyeksikan mencapai Rp13.032 triliun.

Penguatan investasi juga diarahkan pada sektor-sektor produktif, terutama hilirisasi dan industri yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Pada semester I 2026, realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun atau sekitar 29,7 persen dari total investasi nasional.

Selain investasi, pemerintah menyiapkan konsumsi rumah tangga dan ekspor sebagai penopang pertumbuhan. Dalam RAPBN 2027, investasi diproyeksikan tumbuh 7 persen, konsumsi rumah tangga 5,4 persen, konsumsi pemerintah 5,6 persen, dan ekspor 7,5 persen.

Pemerintah juga terus mendorong perbaikan iklim usaha, kepastian kebijakan, penguatan industri nasional, dan transformasi struktural agar investasi yang telah direncanakan benar-benar terealisasi menjadi kegiatan ekonomi.

Dengan peningkatan investasi yang dibarengi hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan ekspor, dan menjaga daya beli masyarakat, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 dapat dicapai sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KPR Subsidi Dipercepat, Peluang Pekerja Muda Punya Rumah Diperluas

25 October 2026 - 00:04

Bank Swasta dan Daerah Didorong Perluas Pembiayaan Rumah Subsidi

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Respons Kritik, Tata Kelola Koperasi Merah Putih Dibenahi

25 October 2026 - 00:04

Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Pemerintah Terbuka terhadap Masukan Publik

25 October 2026 - 00:04

Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen

25 October 2026 - 00:04

Trending on Berita