Menu

Dark Mode
Mengawal Pertahanan 2027 Jawab Ancaman Geopolitik Global Fokus Pertahanan 2027 Buktikan Negara Serius Menjaga Kedaulatan NKRI Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber Pemerintah Dorong Industri Pertahanan Nasional Makin Mandiri pada 2027 Dari Peringatan Dini hingga Koordinasi Lapangan, Pemerintah Siaga Hadapi El Nino Hadapi El Nino, Pemerintah Tunjukkan Kesiapan Melindungi Hutan dan Masyarakat

Berita

Tokoh Adat Papua Ajak Warga Jadikan HUT Ke-81 RI Momentum Rawat Persatuan

badge-check


					Tokoh Adat Papua Ajak Warga Jadikan HUT Ke-81 RI Momentum Rawat Persatuan Perbesar

PAPUA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah tokoh adat di Papua mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman. Semangat kebersamaan dinilai penting untuk menciptakan suasana yang kondusif sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Papua.

Ketua Ikatan Lima Suku Besar Kabupaten Mimika, Decky Tenouye, mengingatkan masyarakat agar menyambut peringatan kemerdekaan dengan menjaga keamanan dan ketertiban serta mengedepankan semangat persaudaraan. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.

“Seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika perlu menjaga keamanan dan kedamaian. Hari Kemerdekaan harus disambut dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan agar seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik,” ujar Decky

Ia juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar melalui media sosial maupun pesan berantai. Sikap kritis dan tidak mudah terprovokasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

Sekretaris Umum Ikatan Lima Suku Besar Mimika sekaligus Kepala Suku Nduga, Elipanus Wesareak, menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat. Kolaborasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan tidak berkembang menjadi konflik.

“Koordinasi antarpemangku kepentingan harus terus ditingkatkan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dani, Herminus Kogoya, mengajak generasi muda menjadi pelopor persatuan dan kedamaian. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan Papua sekaligus menjadi bagian penting dari proses pembangunan.

Ketua III Wilayah Awyu Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Boven Digoel, Esebius Balio, turut mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Masyarakat juga perlu mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih agar manfaat pembangunan semakin dirasakan warga,” ujarnya.

Seruan para tokoh adat tersebut menegaskan pentingnya menjadikan HUT ke-81 RI bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum memperkuat persatuan, menjaga kedamaian, dan bersama-sama mendukung pembangunan Papua.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber

24 August 2026 - 08:06

Pemerintah Dorong Industri Pertahanan Nasional Makin Mandiri pada 2027

24 August 2026 - 08:06

Pemerintah Siagakan Langkah Antisipatif Cegah Dampak El Nino

24 August 2026 - 08:05

Kewaspadaan Ditingkatkan, Pemerintah Antisipasi Karhutla saat El Nino Menguat

24 August 2026 - 08:05

Dividen BUMN Disiapkan Jadi Bantalan Fiskal demi Jaga Keuangan Negara

24 August 2026 - 08:05

Trending on Berita