Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Sentani Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tak Terprovokasi Isu Roma Agreement Tokoh Adat Sentani Dorong Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Roma Agreement Koordinasi Kebijakan Fiskal Perkuat Stabilitas Keuangan dan Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional Pemerintah Optimistis Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Investasi Strategis Danantara Ketahanan Ekonomi Nasional Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global APBN Pilar Utama Pemerintah Dorong Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

Berita

Tokoh Adat Papua Ajak Warga Jaga Persatuan dan Keamanan Jelang HUT ke-81 RI

badge-check


					Tokoh Adat Papua Ajak Warga Jaga Persatuan dan Keamanan Jelang HUT ke-81 RI Perbesar

PAPUA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah tokoh adat di Papua mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga keamanan, serta bersama-sama mendukung pembangunan. Momentum kemerdekaan dinilai menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan optimisme terhadap masa depan Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Ikatan Lima Suku Besar Kabupaten Mimika, Decky Tenouye, mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan persaudaraan. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama.

“Seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika perlu menjaga keamanan dan kedamaian. Hari Kemerdekaan harus disambut dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan agar seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik,” ujar Decky.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan pesan berantai. Sikap kritis dan tidak mudah terprovokasi dinilai penting untuk menjaga keharmonisan serta mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Sekretaris Umum Ikatan Lima Suku Besar Mimika sekaligus Kepala Suku Nduga, Elipanus Wesareak, menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.

“Koordinasi antarpemangku kepentingan harus terus ditingkatkan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat,” katanya.

Kepala Suku Dani, Herminus Kogoya, juga mengajak generasi muda menjadi pelopor persatuan dan kedamaian. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai penerus pembangunan Papua.
Sementara itu, Ketua III Wilayah Awyu Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Boven Digoel, Esebius Balio, mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.

“Masyarakat juga perlu mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih agar manfaat pembangunan semakin dirasakan warga,” ujarnya.

Di Dogiyai, Kepala Suku Mee Kampung Duntek, Isak Tebai, turut mengapresiasi berbagai program pemerintah yang telah berjalan dan berharap manfaatnya terus diperluas.

Seruan para tokoh adat tersebut memperlihatkan kuatnya peran masyarakat adat dalam menjaga persatuan dan keamanan. HUT ke-81 RI di Papua diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan, mendukung pembangunan, serta meneguhkan komitmen menjaga Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Sentani Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tak Terprovokasi Isu Roma Agreement

28 September 2026 - 10:55

Tokoh Adat Sentani Dorong Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Roma Agreement

28 September 2026 - 10:55

Ketahanan Ekonomi Nasional Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global

28 September 2026 - 10:48

APBN Pilar Utama Pemerintah Dorong Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

28 September 2026 - 10:48

Prabowo Bentuk BPGMN, Ilmuwan dan Profesional Dilibatkan Cegah Karhutla

28 September 2026 - 10:48

Trending on Berita