Menu ✖

Dark Mode
Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya Sekolah Rakyat Terintegrasi, Pendidikan yang Bermartabat Sekolah Rakyat Terintegrasi Dinilai Berhasil Tingkatkan Disiplin dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Jakarta Tunjukkan Perkembangan Peserta Didik Pemerintah Siapkan Insentif Tekstil untuk Mendorong Ekspor dan Investasi Tax Holiday Industri Tekstil Dapat Menjadi Momentum Mendorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Pemerintah Dorong Budaya Digital Sehat demi Ketahanan Informasi Nasional

badge-check


					Pemerintah Dorong Budaya Digital Sehat demi Ketahanan Informasi Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah mendorong penguatan budaya digital sehat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan informasi nasional. Kecakapan menggunakan teknologi perlu diimbangi kemampuan memeriksa informasi, menjaga etika komunikasi, dan mengendalikan penggunaan gawai agar ruang digital tidak berkembang menjadi sumber konflik maupun gangguan bagi generasi muda.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan literasi digital harus menjadi kebutuhan utama keluarga, sekolah, dan masyarakat. Transformasi teknologi yang berlangsung cepat memerlukan kesiapan pengguna agar manfaat internet dapat diperoleh tanpa mengabaikan keamanan, kesehatan, dan tanggung jawab sosial.

“Perkembangan dunia digital merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama. Melalui penguatan literasi yang konsisten sejak dini dalam upaya membangun budaya digital yang sehat, sebagai bekal peningkatan daya saing generasi penerus bangsa,” kata Lestari.

Menurutnya, kebijakan pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan merupakan salah satu langkah untuk menata interaksi anak dengan teknologi. Kebijakan tersebut diarahkan untuk melindungi peserta didik dari adiksi digital, paparan konten negatif, serta gangguan kesehatan fisik dan mental.

Namun, regulasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan lingkungan terdekat. Orang tua perlu mendampingi aktivitas digital anak, tenaga pendidik harus memberi teladan, dan masyarakat perlu membangun kebiasaan komunikasi yang santun serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Upaya segera untuk membangun ekosistem digital aman dan budaya digital yang sehat saat ini sangat relevan, mengingat tantangan di sektor digital global semakin besar,” ujar Lestari.

Tingginya penetrasi internet di kalangan Gen Z dan milenial menunjukkan media digital telah menjadi bagian utama kehidupan sehari-hari. Kondisi itu membuka ruang besar bagi pendidikan, kreativitas, dan partisipasi publik, tetapi juga meningkatkan risiko kecanduan, polarisasi, dan manipulasi informasi.

“Ancaman nyata yang dihadapi yaitu fenomena kecanduan internet yang sudah mempengaruhi emosi anak. Interaksi anak-anak di ruang digital harus ditata, agar keterhubungan di dunia maya tidak berbuah menjadi bahaya,” tegasnya.

Pemerintah mendorong gerakan bersama untuk memperluas literasi, menghadirkan konten edukatif, dan membiasakan verifikasi informasi sebelum membagikannya. Budaya digital sehat juga perlu menempatkan media sebagai sarana memperkuat pengetahuan, persatuan, dan kepercayaan publik.

“Kebijakan ini harus menjadi bagian dari gerakan bersama, untuk memastikan proses pendidikan dan tumbuh kembang generasi penerus berjalan secara sehat, aman, dan bermartabat,” pungkas Lestari.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Didorong Jadi Semangat Membangun Negeri

26 September 2026 - 00:00

Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo Menjadi Ruang Mengawal Asta Cita agar Tepat Sasaran

26 September 2026 - 00:00

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Ketidakpastian Minyak Dunia

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Dianggap Bisa Gerakkan Ekonomi Masyarakat

26 September 2026 - 00:00

Trending on Berita