Menu ✖

Dark Mode
Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya Sekolah Rakyat Terintegrasi, Pendidikan yang Bermartabat Sekolah Rakyat Terintegrasi Dinilai Berhasil Tingkatkan Disiplin dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Jakarta Tunjukkan Perkembangan Peserta Didik Pemerintah Siapkan Insentif Tekstil untuk Mendorong Ekspor dan Investasi Tax Holiday Industri Tekstil Dapat Menjadi Momentum Mendorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Energi Bersih via Danantara Diperkuat dari PSEL, Listrik Hijau, hingga Bioavtur

badge-check


					Energi Bersih via Danantara Diperkuat dari PSEL, Listrik Hijau, hingga Bioavtur Perbesar

Jakarta – Pemerintah bersama Danantara Indonesia terus mempercepat transformasi energi bersih nasional melalui pengembangan berbagai proyek strategis, mulai dari Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), penguatan listrik hijau, hingga pengembangan bioavtur sebagai bahan bakar berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

Salah satu proyek yang tengah dipercepat adalah pembangunan PSEL Denpasar Raya di Bali sebagai proyek percontohan pengolahan sampah berbasis teknologi modern. Proyek tersebut telah memasuki tahap penting melalui penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) dan dimulainya pembangunan fasilitas.

Chief Executive Officer PT Danantara Investment Management (DIM), Pandu Sjahrir, mengatakan PSEL merupakan bagian penting dalam pembangunan ekosistem energi hijau Indonesia.

“PSEL Denpasar Raya telah memasuki fase penting melalui penandatanganan Power Purchase Agreement dan dimulainya pembangunan fasilitas. Proyek ini dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah, pengembangan energi hijau, serta perekonomian daerah,” ujar Pandu.

Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga menghasilkan listrik bersih, mengurangi emisi karbon, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan investasi di daerah.

Senada dengan itu, Chief Executive Officer Denera, Fadli Rahman, menilai keberhasilan proyek PSEL bergantung pada kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Ia menyebut pembangunan hingga operasional fasilitas PSEL akan membuka peluang kerja baru sekaligus mendorong tumbuhnya industri pendukung di berbagai wilayah.

“Kami juga telah menggandeng mitra teknologi terbaik agar setiap fasilitas mampu beroperasi secara efisien, memenuhi standar lingkungan, serta menghasilkan listrik yang andal bagi masyarakat,” jelas Fadli.

Sementara itu, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan pembangunan PSEL merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional melalui teknologi yang telah digunakan di berbagai negara.

Selain pengembangan PSEL, pemerintah juga terus memperkuat pengembangan listrik hijau dan bioavtur sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional. Sinergi berbagai program tersebut diharapkan mampu mempercepat pengurangan emisi karbon, memperkuat ketahanan energi nasional, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru. Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mewujudkan ekosistem energi bersih yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Didorong Jadi Semangat Membangun Negeri

26 September 2026 - 00:00

Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo Menjadi Ruang Mengawal Asta Cita agar Tepat Sasaran

26 September 2026 - 00:00

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Ketidakpastian Minyak Dunia

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Dianggap Bisa Gerakkan Ekonomi Masyarakat

26 September 2026 - 00:00

Trending on Berita