Menu

Dark Mode
Pemerintah Siapkan Reskilling bagi Pekerja Terdampak PHK Reskilling dan Upskilling Disiapkan untuk Pekerja Terdampak PHK Reskilling: Menjaga Daya Saing Pekerja Terdampak PHK Reskilling Pekerja dan Jalan Baru Mitigasi PHK Pemerintah Bentuk Tim Khusus BGN-KPK untuk Benahi Sistem Program MBG Percepat Perbaikan Program MBG Pemerintah Perkuat Koordinasi BGN-KPK

Berita

Resiliensi Media Diperkuat lewat Pengembangan Talenta Keamanan Siber Nasional

badge-check


					Resiliensi Media Diperkuat lewat Pengembangan Talenta Keamanan Siber Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat ketahanan ruang digital melalui pengembangan talenta keamanan siber guna meningkatkan resiliensi media di tengah ancaman siber, disinformasi, dan penyalahgunaan teknologi digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Untuk itu, pemerintah aktif menyiapkan talenta digital melalui berbagai program pelatihan keamanan siber dan kecerdasan artifisial (AI).

“Kemkomdigi merespons secara aktif perkembangan keamanan siber dari tingkat global hingga nasional dengan menyiapkan talenta melalui pelatihan-pelatihan,” ujar Nezar Patria.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah membawa perubahan signifikan terhadap pola ancaman siber. Serangan digital kini tidak hanya menyasar institusi, tetapi juga perangkat pribadi masyarakat dengan skala yang semakin besar dan kompleks.

“Perkembangan kemampuan serangan itu skalanya jauh lebih besar ketimbang kemampuan untuk bertahan. Ini cukup mengkhawatirkan,” kata Nezar.

Kementerian Komunikasi dan Digital terus mengembangkan talenta digital melalui berbagai program pelatihan keamanan siber guna memperkuat kemampuan menghadapi ancaman digital.

Peningkatan kapasitas talenta siber turut memperkuat ketahanan media dalam menghadapi peretasan, disinformasi, dan pencurian data. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa keamanan siber dan talenta digital merupakan fondasi penting bagi daya saing dan ketahanan nasional di era digital.

“Indonesia telah memiliki UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), dan dengan strategi konkret serta tata kelola yang baik, kita dapat memastikan perlindungan data yang lebih kuat dan terpercaya. Dibutuhkan komitmen manajemen, pembentukan tim khusus PDP, serta peningkatan kompetensi SDM agar kita benar-benar siap menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks,” tegas Meutya

Lebih lanjut, Menkomdigi menegaskan bahwa keamanan siber tidak lagi sekadar isu teknis, melainkan bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketahanan digital.

“Mengamankan data bukan sekadar kebutuhan teknis, ini adalah strategi bertahan hidup di era digital. Jika kita gagal menjaganya, kita bisa kehilangan lebih dari sekadar data, tetapi juga masa depan bisnis dan bangsa,” tandas Meutya.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, industri teknologi, dan komunitas digital, pengembangan talenta keamanan siber nasional diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang lebih tangguh. Dengan demikian, resiliensi media nasional dapat terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan di era digital sekaligus menjaga stabilitas informasi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Siapkan Reskilling bagi Pekerja Terdampak PHK

14 July 2026 - 00:57

Reskilling dan Upskilling Disiapkan untuk Pekerja Terdampak PHK

14 July 2026 - 00:57

Pemerintah Bentuk Tim Khusus BGN-KPK untuk Benahi Sistem Program MBG

14 July 2026 - 00:57

Percepat Perbaikan Program MBG Pemerintah Perkuat Koordinasi BGN-KPK

14 July 2026 - 00:57

Resiliensi Media, Ketahanan Siber Diperkuat, dari Talenta Digital hingga Kerja Sama Regional

14 July 2026 - 00:57

Trending on Berita