Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Percepatan Industrialisasi Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju

badge-check


					Percepatan Industrialisasi Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju Perbesar

JAKARTA – Percepatan industrialisasi terus menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian Indonesia menuju negara maju. Arah pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi nasional, tetapi juga menempatkan penguatan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, dan inovasi sebagai faktor utama dalam membangun industri yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

Komitmen tersebut semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya mempercepat industrialisasi nasional agar Indonesia mampu memproduksi berbagai kebutuhan strategis secara mandiri. Kebijakan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor manufaktur sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui proses hilirisasi yang berkelanjutan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa arah pembangunan tersebut sejalan dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang tengah dijalankan Kementerian Perindustrian untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

“Pidato Bapak Presiden menjadi penegasan bahwa industrialisasi adalah jalan utama untuk menuju kemandirian ekonomi nasional. Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen, tetapi harus menjadi negara produsen yang memiliki kemampuan manufaktur kuat dan berdaya saing global,” tegas Agus Gumiwang Kartasasmita.

Arahan tersebut dinilai semakin relevan mengingat Indonesia memiliki kekuatan berupa sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, serta kapasitas industri yang terus berkembang. Pengembangan industri berbasis sumber daya alam diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak produk bernilai tambah sekaligus memperkuat rantai pasok nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Di saat yang sama, pembangunan industri membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, penguatan pendidikan, riset, dan inovasi menjadi bagian penting dari strategi mempercepat transformasi industri nasional agar mampu menjawab kebutuhan ekonomi masa depan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah terus mengarahkan APBN sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, penelitian, dan industrialisasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih inklusif.

“Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Penguatan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk peningkatan investasi pendidikan dan fokus pengembangan talenta pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), manufaktur maju, semikonduktor, digitalisasi, kecerdasan buatan, energi, pangan, hingga hilirisasi industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat kemampuan industri nasional dalam menguasai teknologi.

Selain memperkuat kualitas SDM, pemerintah juga menjaga stabilitas fiskal agar mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pengembangan sektor industri. Kebijakan tersebut diharapkan semakin mendorong tumbuhnya industri nasional yang produktif, inovatif, serta mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas.

“Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan perusahaan rintisan berbasis inovasi,” tutup Purbaya Yudhi Sadewa.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita