Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Digitalisasi Bansos Diperluas, Pemerintah Perkuat Transparansi Penyaluran Bantuan

badge-check


					Digitalisasi Bansos Diperluas, Pemerintah Perkuat Transparansi Penyaluran Bantuan Perbesar

Jakarta – Perluasan digitalisasi penyaluran bantuan sosial terus dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Setelah menunjukkan hasil positif melalui tahap uji coba di berbagai daerah, pemerintah kini mempersiapkan implementasi sistem digital secara nasional agar layanan perlindungan sosial semakin efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, mengatakan pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial yang telah dilakukan di 42 kabupaten/kota kini diperluas dengan penambahan Kota Batam dan Provinsi Bali.

Menurutnya, perluasan tersebut memberikan pembelajaran penting dalam mempercepat proses penyaluran bantuan sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi data penerima manfaat sehingga bantuan dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.

“Transformasi digital bantuan sosial tidak berhenti pada inovasi, tetapi menjadi sistem yang kokoh dan berkelanjutan. Uji coba telah memberi kita bukti, dan sekarang saatnya memastikan keberlanjutannya melalui kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi yang solid,” ujar Rini.

Ia mengungkapkan bahwa penguatan tata kelola menjadi salah satu fokus utama menuju operasional nasional. Pemerintah akan memperkuat kelembagaan pengelola portal perlindungan sosial, memperjelas peran kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta mempercepat pengesahan regulasi pendukung, termasuk Rancangan Peraturan Presiden tentang Pemerintah Digital.

Selain memperkuat aspek kelembagaan, pemerintah juga menyederhanakan mekanisme penyaluran bantuan sosial dari sembilan tahapan menjadi tiga tahapan utama. Langkah tersebut didukung dengan standardisasi dan interoperabilitas data, pemanfaatan Digital Public Infrastructure (DPI), serta penguatan sistem keamanan siber.

“Pemerintah daerah dapat mengoptimalkan peran agen di lapangan dan, bila diperlukan, melibatkan ASN untk membantu akselerasi proses pengisian serta pemutakhiran data,” tambahnya.

Dukungan terhadap perluasan digitalisasi bantuan sosial juga disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang mengatakan komitmen Kementerian Dalam Negeri dalam mengoordinasikan pemerintah daerah agar implementasi transformasi digital berjalan optimal.

“Kementerian Dalam Negeri akan terus mengoordinasikan pemerintah daerah agar percepatan transformasi digital pemerintah dapat berjalan optimal melalui kolaborasi lintas instansi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan perluasan piloting di 43 kabupaten/kota menjadi tahapan penting sebelum peluncuran nasional.

“Kita sekarang piloting di 43 kabupaten dan kota. Dalam bulan Juli akhir kita akan mendapatkan gambaran yang lebih utuh lagi untuk memastikan launching secara nasional di bulan Oktober,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, penguatan keamanan data, serta pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) akan semakin memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah optimistis implementasi digitalisasi bansos secara nasional dapat menghadirkan layanan perlindungan sosial yang semakin transparan sehingga manfaat bantuan dapat diterima masyarakat secara lebih efektif.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita