Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Legislator Ingatkan Demo Mahasiswa Tetap Murni, Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis

badge-check


					Legislator Ingatkan Demo Mahasiswa Tetap Murni, Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Perbesar

Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan gerakan mahasiswa sebagai instrumen kepentingan politik praktis. Menurutnya, mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki idealisme, integritas, dan independensi yang harus dijaga karena selama ini berperan sebagai kekuatan moral dalam mengawal jalannya demokrasi serta mengawasi kebijakan publik secara objektif.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya dugaan adanya upaya mengarahkan aksi demonstrasi mahasiswa melalui pemberian imbalan kepada sejumlah peserta aksi. Lalu menilai praktik semacam itu berpotensi mencederai marwah gerakan mahasiswa, mengaburkan substansi penyampaian aspirasi, serta melemahkan kepercayaan publik terhadap independensi gerakan mahasiswa.

“Jangan membeli idealisme dan integritas mahasiswa dengan uang. Mahasiswa sedang berada pada fase membangun intelektualitas dan karakter yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan bangsa,” ujar Lalu.

Ia menambahkan, demonstrasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat yang dijamin dalam sistem demokrasi. Karena itu, setiap aksi harus lahir dari kesadaran, idealisme, dan aspirasi yang tulus, bukan dipengaruhi kepentingan pihak tertentu maupun iming-iming materi.

Menurutnya, menjaga independensi gerakan mahasiswa merupakan tanggung jawab bersama agar ruang demokrasi tetap sehat dan kritik yang disampaikan benar-benar berorientasi pada kepentingan publik.

“Mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral yang independen. Aksi demonstrasi hendaknya benar-benar dilakukan untuk menyampaikan kritik dan aspirasi demi kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdi Maludin, mendorong agar dugaan adanya pihak yang mencoba memengaruhi arah demonstrasi dapat diusut secara terbuka. Menurutnya, transparansi diperlukan untuk menjaga marwah gerakan mahasiswa agar tetap dipercaya publik.

“Kami berharap persoalan ini diungkap secara transparan sehingga gerakan mahasiswa tetap berdiri di atas idealisme, bukan kepentingan pihak tertentu,” ungkapnya.

Independensi mahasiswa merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Oleh sebab itu, seluruh elemen bangsa diharapkan menghormati kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi tanpa intervensi maupun kepentingan politik praktis.

Dengan menjaga kemurnian gerakan mahasiswa, ruang demokrasi di Indonesia diharapkan tetap berkembang secara sehat, konstruktif, dan mampu menghadirkan kritik yang objektif sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta pembangunan nasional.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita