Menu

Dark Mode
Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman dan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi Stok BBM Nasional Aman, Pemerintah Pastikan Cadangan di Atas Standar Minimum BBM Nasional Aman, Mobilitas dan Ekonomi Rakyat Terjaga Cadangan BBM Aman, Ketahanan Energi Nasional Makin Kokoh Hadapi Gejolak Global Reformasi Perpajakan Dorong Pajak Jadi Fondasi Ketahanan Nasional Pajak Jadi Fondasi Ketahanan Nasional, Penerimaan Semester I Tembus Rp1.035,7 Triliun

Berita

Pengamat: Pemerintah Apresiasi Demo Mahasiswa Melalui Dialog Konstruktif, Perkuat Demokrasi Yang Sehat

badge-check


					Pengamat: Pemerintah Apresiasi Demo Mahasiswa Melalui Dialog Konstruktif, Perkuat Demokrasi Yang Sehat Perbesar

JAKARTA, beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak semua peserta demonstrasi memahami substansi isu yang mereka suarakan. Presiden juga mengungkapkan adanya temuan bahwa sebagian peserta aksi mengikuti demonstrasi karena mendapat bayaran.

Selain itu, Presiden juga mengaku telah mengetahui pihak-pihak yang berada di balik pendanaan sejumlah aksi unjuk rasa yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, aksi-aksi tersebut dilakukan secara terorganisir dan Pemerintah telah mengidentifikasi pihak yang terlibat di belakangnya.

Terkait dengan hal ini, Pengamat intelijen Wawan Purwanto menilai bahwa fenomena demonstrasi yang berkembang saat ini perlu dicermati secara lebih mendalam karena terdapat indikasi gerakan massa yang bermuatan politik dan dilakukan secara terorganisir.

“Pengakuan Presiden yang menemukan fakta sebagian peserta aksi mengikuti demonstrasi karena mendapat bayaran merupakan bukti bahwa terdapat aksi massa yang bermuatan politis, dan merupakan bagian dari upaya subversi guna mendegradasi citra positif Pemerintah,” kata Wawan, di Jakarta.

Menurutnya, aksi yang dilakukan secara terorganisir mengindikasikan adanya pihak-pihak yang berperan dalam mengatur maupun mendanai kegiatan tersebut. Karena itu, langkah-langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas nasional kemungkinan juga telah disiapkan.

“Pemerintah telah melakukan pemetaan terhadap aktor maupun pola yang digunakan dalam sejumlah aksi tersebut. Sangat wajar jika beliau juga sudah memiliki strategi problem solving guna mengeliminasi ancaman terkait,” katanya.

Menurut dia, ada dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam menggerakkan massa dengan tujuan memengaruhi persepsi publik terhadap Pemerintah. Memang tidak semua aksi unjuk rasa murni berangkat dari pemahaman peserta terhadap isu yang diperjuangkan.

“Para aktor politik diingatkan agar bisa mencermati dinamika yang berkembang di balik sejumlah demonstrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wawan menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Ia menilai sinergi antarkomponen masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat konsolidasi nasional.

“Ajakan kepada seluruh komponen bangsa untuk kompak merupakan sinyalemen bahwa Presiden Prabowo membuka pintu untuk sinergitas dan penyamaan persepsi di dalam membangun bangsa,” pungkas Wawan. [*]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman dan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

27 July 2026 - 01:21

Stok BBM Nasional Aman, Pemerintah Pastikan Cadangan di Atas Standar Minimum

27 July 2026 - 01:21

Reformasi Perpajakan Dorong Pajak Jadi Fondasi Ketahanan Nasional

27 July 2026 - 01:21

Pajak Jadi Fondasi Ketahanan Nasional, Penerimaan Semester I Tembus Rp1.035,7 Triliun

27 July 2026 - 01:21

Pemerintah Siapkan Universitas Republik Indonesia untuk Perkuat Pendidikan Kepemimpinan

27 July 2026 - 01:21

Trending on Berita