Menu

Dark Mode
Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih Mengawal Evaluasi Teknis dan Keberlanjutan Program Kopdes Merah Putih Mitigasi Pelatihan Kopdes Merah Putih Diperketat, Program Tetap Berjalan Pemerintah Pastikan Evaluasi Teknis Pelatihan Kopdes Merah Putih Secara Menyeluruh Melindungi UMKM dalam Kebijakan Pajak E-Commerce Meluruskan Pajak E-Commerce agar UMKM Tidak Terjebak Salah Paham

Berita

Tokoh Adat Papua Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Mewaspadai Provokasi

badge-check


					Tokoh Adat Papua Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Mewaspadai Provokasi Perbesar

Jayapura – Kepala Suku Besar Moni, Musa Kobogau, mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk terus memperkuat persatuan, menjaga keamanan, serta mengedepankan semangat perdamaian demi mendukung keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.

Menurut Musa, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif merupakan fondasi penting bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua. Karena itu, seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah.

Musa menegaskan bahwa masyarakat Papua membutuhkan suasana yang aman dan damai agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal. Ia menilai penyampaian informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat sangat penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Papua saat ini sangat membutuhkan dukungan dari para tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama menyebarkan pesan perdamaian serta memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar Musa Kobogau.

Ia juga memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang selama ini menjalankan tugas menjaga stabilitas keamanan dan menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, upaya menjaga keamanan harus terus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum.

Lebih lanjut, Musa mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan demonstrasi maupun agenda tertentu yang berpotensi memecah belah persatuan. Menjelang sejumlah momentum penting, masyarakat diminta untuk menyikapi berbagai informasi secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

“Jika ada kelompok-kelompok tertentu yang mencoba mempengaruhi masyarakat melalui agenda-agenda yang dapat mengganggu persatuan, saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi. Mari kita tetap tenang, menjaga keamanan lingkungan, dan mempercayakan penanganannya kepada pihak yang berwenang,” katanya.

Selain aspek keamanan, Musa menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Papua yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia berharap pemerintah terus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar generasi muda Papua memiliki masa depan yang lebih baik. Di akhir pernyataannya, Musa mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendukung pembangunan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mitigasi Pelatihan Kopdes Merah Putih Diperketat, Program Tetap Berjalan

30 June 2026 - 10:03

Pemerintah Pastikan Evaluasi Teknis Pelatihan Kopdes Merah Putih Secara Menyeluruh

30 June 2026 - 10:03

Pajak E-Commerce per 1 Juli Dipastikan Tak Rugikan UMKM

30 June 2026 - 10:02

Pemerintah Pastikan Penjual Online Kecil Tetap Bebas Pajak hingga Omzet Rp500 Juta

30 June 2026 - 10:02

Media Berkualitas Menjadi Garda Depan Pertahanan Semesta Bangsa

30 June 2026 - 10:02

Trending on Berita