Menu

Dark Mode
Waspada Provokasi, Jangan Biarkan Demonstrasi Anarkis Merusak Persatuan Bangsa Waspada Provokasi Demonstrasi, Kawal RUU Perampasan Aset secara Bermartabat Jaga Kondusivitas Papua dengan Menolak Provokasi Demo Anarkis Bukan Pemblokiran Sepihak: Penundaan Rekening Warga Pati Prosedur Resmi Cegah TPPU Rekening Donasi Warga Pati Bukan Diblokir, Hanya Penundaan Transaksi Transaksi Rekening Aktivis Demo Hanya Ditunda, Warga Diminta Tak Terprovokasi

Berita

Pemerintah Dorong Masyarakat Manfaatkan CKG, Deteksi Dini Kunci Hidup Sehat

badge-check


					Pemerintah Dorong Masyarakat Manfaatkan CKG, Deteksi Dini Kunci Hidup Sehat Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus menggiatkan layanan kesehatan preventif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu upaya strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, secara langsung meninjau pelaksanaan program ini di Puskesmas Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kunjungan Wapres merupakan bagian dari agenda peninjauan CKG di Jawa Barat, yang menjadi program prioritas Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Permukiman yang semakin padat dan tingginya populasi pekerja di kawasan industri seperti Kabupaten Bekasi, menuntut pendekatan layanan kesehatan yang inklusif dan adaptif. CKG menjadi solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut,” ujar Gibran.

Menurutnya, pelayanan dasar harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya literasi kesehatan dan deteksi dini penyakit sebagai langkah nyata menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

Program CKG ini terbuka untuk masyarakat luas, bahkan bagi warga dari luar Kabupaten Bekasi. Staf Tata Usaha Puskesmas Mekarmukti, Jejen Bustomi, menyampaikan bahwa pelayanan dilakukan secara paripurna setiap hari tanpa batasan kuota.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Setiap hari ada warga yang memanfaatkan layanan ini, dan semua dilakukan secara gratis,” ungkap Jejen.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, menekankan bahwa CKG dapat menjangkau hingga 10 persen kelompok masyarakat yang selama ini belum pernah mengakses layanan kesehatan. Pemeriksaan ini, katanya, juga dapat membantu mengenali indikasi penyakit langka seperti Neurofibromatosis Tipe 1, sindrom hipotiroid kongenital, hingga penyakit jantung pada anak.

Pemerintah pun terus mengembangkan fasilitas analisis genomik di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, dan bekerja sama dengan pihak swasta dalam edukasi dan sosialisasi deteksi dini penyakit langka.

“CKG adalah langkah awal yang sangat penting untuk memperluas akses layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin,” tegas Nadia.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, program CKG menjadi tonggak penting menuju Indonesia yang lebih sehat dan tangguh. Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan ini demi masa depan yang lebih baik.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rekening Donasi Warga Pati Bukan Diblokir, Hanya Penundaan Transaksi

26 August 2026 - 08:25

Transaksi Rekening Aktivis Demo Hanya Ditunda, Warga Diminta Tak Terprovokasi

26 August 2026 - 08:25

Demo Akhir Agustus Rawan Ditunggangi, Masyarakat Diingatkan Jaga Persatuan

26 August 2026 - 08:25

Jelang Demo 27 Agustus, Bamus Betawi: Waspadai Provokasi Ajakan Aksi di Jakarta

26 August 2026 - 08:25

Waspada Provokasi Demo 27 Agustus, Jaga Jakarta Tetap Damai

26 August 2026 - 08:25

Trending on Berita