Menu

Dark Mode
Pemerintah Percepat Penanganan Gempa NTT melalui Penguatan Satgas Terpadu Satgas Gempa NTT Kawal Penanganan Korban hingga Tahap Rehabilitasi Satgas Terpadu Gempa NTT Tegaskan Negara Hadir Lindungi Seluruh Pengungsi Negara Hadir, Harapan Penyintas Gempa NTT Terus Menyala Presiden Prabowo Percepat Sekolah Rakyat Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan Sekolah Rakyat Beroperasi di Ratusan Titik, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

Berita

BGN Manfaatkan Libur Sekolah untuk Audit Mutu dan Keamanan Pangan Program MBG

badge-check


					BGN Manfaatkan Libur Sekolah untuk Audit Mutu dan Keamanan Pangan Program MBG Perbesar

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan audit terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi guna memastikan standar mutu, keamanan pangan, dan kualitas layanan program semakin baik saat kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.

Audit mencakup evaluasi dapur MBG, sistem distribusi, pengelolaan data, hingga mekanisme pengawasan di lapangan.

Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa peningkatan kualitas program menjadi prioritas utama agar manfaat MBG dapat diterima masyarakat secara optimal.

Menurutnya, masa jeda kegiatan sekolah memberikan kesempatan bagi BGN untuk melakukan penyempurnaan berbagai aspek operasional program.

“Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh agar kualitas layanan semakin baik dan kepercayaan masyarakat terus meningkat,” katanya.

Nanik menambahkan bahwa audit tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga pada penerapan standar keamanan pangan, sanitasi, kualitas bahan baku, serta kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam penyediaan makanan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan yang lebih terukur.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan pelaksanaan program memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa momentum libur sekolah dimanfaatkan untuk mengaudit seluruh dapur MBG sekaligus memperbaiki tata kelola program. Ia menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan agar kondisi pelaksanaan di lapangan semakin siap ketika peserta didik kembali masuk sekolah.

Agustina juga menekankan pentingnya penguatan sistem data dan koordinasi antarlembaga sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Menurutnya, data yang akurat akan membantu BGN meningkatkan efektivitas program.

“Kebijakan yang baik harus ditopang oleh data yang kuat dan sistem yang terintegrasi,” tuturnya.

Selain audit internal, BGN turut memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai mitra pelaksana guna memastikan rekomendasi hasil evaluasi dapat diterapkan secara efektif. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan sekaligus mencegah terulangnya kendala di lapangan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Percepat Penanganan Gempa NTT melalui Penguatan Satgas Terpadu

20 August 2026 - 09:21

Satgas Gempa NTT Kawal Penanganan Korban hingga Tahap Rehabilitasi

20 August 2026 - 09:21

Presiden Prabowo Percepat Sekolah Rakyat Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan

20 August 2026 - 09:21

Sekolah Rakyat Beroperasi di Ratusan Titik, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

20 August 2026 - 09:21

Pemerintah Targetkan BUMN Lebih Ramping, Sehat, dan Produktif pada Akhir 2026

20 August 2026 - 09:21

Trending on Berita