Menu ✖

Dark Mode
Guru Sejahtera Masuk Radar Besar Pembaruan Sisdiknas Guru Sejahtera Jadi Fokus Penyempurnaan RUU Sisdiknas Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah Dua Tahun Prabowo-Gibran, Hilirisasi Jadi Mesin Baru Investasi Nasional

Berita

PSN Papua Selatan Jadi Pilar Ekonomi Rakyat dan Penguatan Kemandirian Nasional

badge-check


					PSN Papua Selatan Jadi Pilar Ekonomi Rakyat dan Penguatan Kemandirian Nasional Perbesar

JAKARTA – Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan lumbung pangan di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tidak hanya menjadi instrumen penguatan ketahanan pangan nasional, tetapi juga berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat di kawasan timur Indonesia. Program tersebut merupakan investasi strategis jangka panjang yang akan menciptakan efek berganda bagi pembangunan daerah dan perekonomian nasional.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa pembangunan kawasan pangan terpadu di Papua Selatan merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun fondasi ekonomi yang kuat berbasis sektor riil. Menurutnya, pengembangan lahan pertanian skala besar akan menciptakan peluang usaha baru, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Pembangunan sektor pangan bukan hanya soal menghasilkan beras, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Sudaryono.

Pemerintah meyakini bahwa optimalisasi dan pembukaan lahan pertanian baru akan mendorong lahirnya berbagai aktivitas ekonomi turunan, mulai dari sektor logistik, perdagangan, jasa, hingga industri pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga pelaku usaha lokal dan masyarakat luas.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto. Ia menilai pengembangan satu juta hektare sawah baru di Wanam merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas produksi nasional sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua Selatan.

“Cetak sawah baru ini penting untuk ketahanan pangan jangka panjang, untuk mengantisipasi kebutuhan pangan yang meningkat dan menghindari ketergantungan pangan dari negara lain,” kata Panggah.

Menurutnya, pembangunan sektor pangan harus dipandang sebagai investasi ekonomi nasional yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang. Selain memperkuat kemandirian bangsa, proyek tersebut juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas akses pekerjaan produktif, dan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan Papua Selatan.

Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berfluktuasi, PSN Wanam hadir sebagai wujud keberanian pemerintah dalam membangun sumber-sumber pertumbuhan baru dari dalam negeri. Pemanfaatan lahan produktif, penguatan rantai pasok pangan, dan pemberdayaan masyarakat lokal menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

PSN Papua Selatan diharapkan menjadi contoh keberhasilan pembangunan yang mampu mengubah potensi wilayah menjadi kekuatan ekonomi nyata. Program ini sekaligus menegaskan komitmen negara dalam menghadirkan pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Guru Sejahtera Masuk Radar Besar Pembaruan Sisdiknas

14 October 2026 - 01:13

Guru Sejahtera Jadi Fokus Penyempurnaan RUU Sisdiknas

14 October 2026 - 01:13

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas

14 October 2026 - 01:13

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional

14 October 2026 - 01:13

Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah

14 October 2026 - 01:13

Trending on Berita