Menu

Dark Mode
Pemerintah Percepat Penanganan Gempa NTT melalui Penguatan Satgas Terpadu Satgas Gempa NTT Kawal Penanganan Korban hingga Tahap Rehabilitasi Satgas Terpadu Gempa NTT Tegaskan Negara Hadir Lindungi Seluruh Pengungsi Negara Hadir, Harapan Penyintas Gempa NTT Terus Menyala Presiden Prabowo Percepat Sekolah Rakyat Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan Sekolah Rakyat Beroperasi di Ratusan Titik, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

Berita

Fiskal Adaptif Buktikan Ketangguhan APBN di Tengah Tekanan Ekonomi Global

badge-check


					Fiskal Adaptif Buktikan Ketangguhan APBN di Tengah Tekanan Ekonomi Global Perbesar

Jakarta – Strategi fiskal yang dijalankan pemerintah terbukti mampu menjaga ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global yang masih berlangsung. Ketidakpastian akibat tensi geopolitik, perang tarif, dan perlambatan ekonomi dunia tidak menghalangi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi melalui pengelolaan fiskal yang adaptif dan terukur.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan tiga strategi utama untuk menghadapi dinamika global. Strategi pertama adalah mengarahkan belanja negara pada sektor yang lebih produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Kita akan fokus pada pengeluaran yang mendorong demand, yang mendorong supply, mendorong produksi, dan juga mendorong menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Juda Agung.

Selain itu, pemerintah terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan administrasi perpajakan dan reformasi sistem perpajakan. Langkah ini, imbuhnya, dilakukan agar ruang fiskal tetap terjaga dan mampu mendukung berbagai program prioritas nasional.

Di sisi pembiayaan, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk mengurangi risiko dari gejolak pasar keuangan global.

Menurut Juda Agung, efektivitas strategi tersebut tercermin dari berbagai indikator ekonomi yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada level yang solid, inflasi terkendali, defisit fiskal terjaga, dan pasar keuangan relatif stabil.

“Empat indikator ini, yaitu pertumbuhan, inflasi, defisit fiskal, dan yield SBN menunjukkan fiskal kita masih kuat. Strategi yang kita ambil bekerja dengan baik,” tegasnya.

Ketahanan APBN juga menjadi sorotan dalam berbagai forum ekonomi nasional. Pemerintah menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia tetap sehat dan mampu menjalankan fungsinya sebagai shock absorber di tengah ketidakpastian global. Berbagai program pembangunan dan perlindungan sosial tetap berjalan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengelolaan kas negara saat ini berada dalam kondisi yang baik dan mendukung likuiditas perekonomian nasional.

“Cash management kita sudah baik. Yang Rp300 triliun kita masukin ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas, supaya ekonomi bisa berjalan. Jadi tidak usah takut dengan APBN, pemerintah masih cukup dan uang kita masih banyak,” jelasnya.

Pemerintah juga memastikan keberlanjutan berbagai kebijakan yang menyentuh masyarakat secara langsung. Salah satunya adalah menjaga subsidi energi agar tidak membebani masyarakat di tengah gejolak harga global.

“Subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. Anggaran kita cukup,” kata Purbaya.

Dengan kombinasi kebijakan fiskal yang disiplin, reformasi yang berkelanjutan, dan pengelolaan APBN yang pruden, Indonesia menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat. APBN tidak hanya menjadi instrumen penjaga stabilitas, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Percepat Penanganan Gempa NTT melalui Penguatan Satgas Terpadu

20 August 2026 - 09:21

Satgas Gempa NTT Kawal Penanganan Korban hingga Tahap Rehabilitasi

20 August 2026 - 09:21

Presiden Prabowo Percepat Sekolah Rakyat Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan

20 August 2026 - 09:21

Sekolah Rakyat Beroperasi di Ratusan Titik, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

20 August 2026 - 09:21

Pemerintah Targetkan BUMN Lebih Ramping, Sehat, dan Produktif pada Akhir 2026

20 August 2026 - 09:21

Trending on Berita