Menu

Dark Mode
Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi Masyarakat Dukung Kebijakan Pro-Buruh Prabowo, Tegaskan Sikap Tolak Provokasi Pemerintah Terus Benahi Berbagai Masalah, Penyampaian Aspirasi Jangan Dikotori Provokasi Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

Berita

Kesehatan Perempuan Jadi Prioritas Pembangunan Manusia Berkelanjutan

badge-check


					Kesehatan Perempuan Jadi Prioritas Pembangunan Manusia Berkelanjutan Perbesar

Jakarta – Perluasan layanan kesehatan perempuan menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan manusia berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa kesehatan perempuan menjadi faktor utama dalam mencetak generasi bangsa yang kuat dan berkualitas.

“Akses kesehatan yang setara bagi perempuan merupakan pilar penting dalam menjaga kesehatan keluarga dan masa depan bangsa,” ungkapnya.

Wakil Menteri PPPA Veronica Tan turut menekankan pentingnya perempuan menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Ia mengajak perempuan untuk menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Kesadaran ini bukan hanya melindungi perempuan secara individu, melainkan juga menentukan kualitas generasi yang akan datang”, tegasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno mengatakan kesehatan perempuan merupakan fondasi penting dalam pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan perempuan tidak hanya berdampak pada kualitas hidup individu, tetapi juga berkontribusi terhadap kualitas generasi mendatang.

“Negara hadir untuk memastikan setiap perempuan memperoleh akses layanan kesehatan yang setara, bermutu, dan responsif. Tidak boleh ada yang tertinggal, karena dari layanan yang unggul kita membangun masa depan yang lebih tangguh,” ujar Pratikno.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin juga menyoroti peran strategis perempuan sebagai penjaga kesehatan keluarga. Ia menilai peningkatan literasi kesehatan perempuan dapat memberikan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan

“Peran strategis perempuan yaitu sebagai penjaga kesehatan keluarga. Ibu-ibu adalah tenaga kesehatan alami di rumah. Jika dibekali pengetahuan yang tepat, dampaknya luar biasa bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin juga penting, khususnya terhadap tekanan darah, gula darah, dan lemak darah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menekan risiko penyakit kronis seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal.

Melalui penguatan layanan kesehatan perempuan yang semakin terintegrasi, pemerintah berharap pembangunan manusia berkelanjutan dapat berjalan lebih optimal. Upaya tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kesejahteraan dan kemandirian bangsa di masa mendatang. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah Percepat Pembangunan Papua, Masyarakat Harus Jaga Kondusivitas

23 September 2026 - 02:12

Mahasiswa Apresiasi Kebijakan Transformatif Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 September 2026 - 02:12

Komitmen Pemerintah Tangani Pelanggaran HAM Terus Berjalan, Masyarakat Diajak Jaga Kedamaian

23 September 2026 - 02:12

Trending on Berita