Menu ✖

Dark Mode
Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran Penataan Haji di Era Presiden Prabowo Memberi Kepastian bagi Calon Jemaah

Berita

Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi

badge-check


					Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi Perbesar

Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga semangat reformasi dengan mendorong pembenahan menyeluruh di lembaga-lembaga negara, termasuk penguatan reformasi di tubuh Polri. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat pemerintahan yang bersih, profesional, serta mempercepat pemberantasan korupsi dan kebocoran kekayaan negara.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri, mengatakan bahwa Presiden menginginkan reformasi tidak hanya dilakukan pada satu institusi, tetapi menyentuh seluruh lembaga negara agar semakin efektif, transparan, dan akuntabel.

“Pak Presiden menyampaikan yang diinginkan itu memang semua lembaga perlu direformasi,” ujar Ahmad Dofiri.

Menurut Dofiri, reformasi dimulai dari Polri karena institusi tersebut menjadi salah satu lembaga yang paling banyak mendapat perhatian publik. Selain memiliki fungsi strategis dalam penegakan hukum, Polri juga berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah.

“Oleh karena itu Presiden menyampaikan, ‘Ok, kita mulai dari Polri’,” jelas Dofiri.

Presiden juga memberikan perhatian besar terhadap isu pemberantasan korupsi dan kebocoran kekayaan negara. Pemerintah menilai bahwa keberhasilan agenda pembangunan nasional membutuhkan aparat penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

“Nah, di situlah pentingnya mengapa kemudian Polri selaku aparat penegak hukum ya, karena ada sangkut paut dengan itu,” lanjut Dofiri.

Sementara itu, Ketua KPRP Jimly Asshiddiqie menyampaikan bahwa Presiden telah menerima sejumlah rekomendasi reformasi yang diajukan komisi tersebut. Salah satu poin yang mendapat dukungan Presiden ialah penguatan Komisi Kepolisian Nasional agar memiliki fungsi pengawasan yang lebih kuat dan independen.

“Presiden sangat menyetujui untuk dilakukannya penguatan Kompolnas sehingga keputusan dan rekomendasinya mengikat,” kata Jimly.

Langkah reformasi yang didorong Presiden Prabowo dinilai menjadi upaya strategis untuk membangun institusi negara yang semakin profesional, transparan, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama

1 October 2026 - 09:55

Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua

1 October 2026 - 09:55

Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB

1 October 2026 - 09:54

Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Trending on Berita