Menu ✖

Dark Mode
Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran Penataan Haji di Era Presiden Prabowo Memberi Kepastian bagi Calon Jemaah

Berita

CKG Dorong Kesehatan Berkualitas, Penanganan TBC Diperkuat Lintas Sektor

badge-check


					CKG Dorong Kesehatan Berkualitas, Penanganan TBC Diperkuat Lintas Sektor Perbesar

JAKARTA — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) saat ini digunakan sebagai salah satu instrumen dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk dalam mendukung percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) di tingkat nasional.

Pendekatan lintas sektor yang terintegrasi dinilai menjadi kunci untuk mengatasi tantangan besar penyakit menular ini, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus, menegaskan bahwa TBC merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan kesehatan nasional.

Pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada penguatan deteksi dini serta peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hingga tuntas.

“Kita fokus pada pemberantasan tuberkulosis sebagai bagian dari program prioritas. Intinya adalah kolaborasi lintas sektor agar penanganan TB bisa berjalan optimal. CKG menjadi pintu masuk penting untuk memperluas skrining dan menemukan kasus lebih awal,” ujar Benjamin.

Upaya ini menjadi semakin relevan mengingat Indonesia masih menghadapi beban TBC yang signifikan, dengan kontribusi sekitar 10 persen dari total kasus global.

Di wilayah Papua, sekitar 4 persen kasus nasional berasal dari wilayah tersebut, namun tantangan terbesar terletak pada rendahnya penemuan kasus dan belum optimalnya pelacakan kontak erat pasien.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah mendorong integrasi skrining TBC melalui CKG, pelacakan kontak secara masif, serta penguatan pendampingan pasien berbasis komunitas.

Sistem pelaporan juga terus dikembangkan secara real-time guna memastikan respons yang cepat dan tepat di lapangan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Akhmad Wiyagus, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat eliminasi TBC.

“Dukungan kebijakan daerah sangat menentukan keberhasilan program ini. Intervensi harus terarah, terukur, dan melibatkan seluruh elemen,” tegasnya.

Komitmen tersebut juga disambut positif oleh Pemerintah Provinsi Papua. Gubernur Papua, Drs. Mathius D. Fakhiri, menyatakan kesiapan daerahnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat penanganan TBC.

“Kami optimis dengan dukungan pusat dan kolaborasi lintas sektor, penanganan TBC di Papua akan semakin baik. Namun, dukungan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan tenaga kesehatan dan pembiayaan, tetap sangat dibutuhkan,” katanya.

Melalui penguatan sinergi lintas sektor, program CKG diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung upaya percepatan eliminasi TBC di Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama

1 October 2026 - 09:55

Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua

1 October 2026 - 09:55

Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB

1 October 2026 - 09:54

Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Trending on Berita