Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

May Day 2026 Momentum Kolaborasi Besar Buruh dan Pemerintah

badge-check


					May Day 2026 Momentum Kolaborasi Besar Buruh dan Pemerintah Perbesar

Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting yang memperkuat kolaborasi antara pekerja dan pemerintah. Peringatan May Day tahun ini akan digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengatakan acara tersebut diperkirakan dihadiri ratusan ribu massa buruh. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam agenda tersebut.

“Dan juga akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Lalu ada tokoh buruh internasional juga akan hadir langsung,” ujar Andi Gani.

Ia menjelaskan, rangkaian acara akan diisi dengan sambutan dari para pimpinan serikat buruh di Indonesia. “Lalu Bapak Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya, dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026,” ungkap Andi.

Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah atas sejumlah kebijakan yang dinilai telah ditepati.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta pemerintah yang telah menepati janji. Mengangkat saudara kita, Marsinah, menjadi pahlawan nasional,” tutur Andi.

“Undang-Undang PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga) sudah beliau tepati,” lanjutnya.

Selain itu, revisi Undang-Undang Cipta Kerja ditargetkan rampung sebelum Oktober 2026 sesuai amanat Mahkamah Konstitusi.

Terkait pekerja ojek daring, Andi Gani menyebut, Pemerintah tengah menyiapkan solusi komprehensif, termasuk jaminan kesehatan dan sosial bagi para pekerja di sektor tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan bahwa May Day harus menjadi momentum memperkuat sinergi nyata antara Pemerintah dan pekerja, bukan hanya seremoni tahunan, sebab pemerintah bukan sekadar pengatur regulasi, melainkan mitra strategis bagi para pekerja.

“Pesan utama yang harus hadir adalah posisi pemerintah sebagai mitra buruh. Kita ingin komunikasi dan kolaborasi diperkuat agar di tengah dinamika global, pemerintah dan pekerja tetap solid saling mendukung,” ujar Rico.

Dengan skala perayaan yang besar di ibu kota dan dukungan berbagai pihak, May Day 2026 mencerminkan wajah baru hubungan industrial di Indonesia. Dari sekadar peringatan historis, Hari Buruh kini berkembang menjadi ruang kolaborasi nyata, tempat pemerintah dan pekerja berdiri berdampingan, merumuskan masa depan dunia kerja yang lebih adil dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita