Menu

Dark Mode
PFII: Instrumen Kedaulatan Ekonomi Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia PFII Jadi Wajah Baru Pusat Keuangan Indonesia Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

Berita

Relaunching AMANAH Jadi Pusat Inkubasi, Dorong Investasi dan Ekspor Kreatif Aceh

badge-check


					Relaunching AMANAH Jadi Pusat Inkubasi, Dorong Investasi dan Ekspor Kreatif Aceh Perbesar

ACEH – Program Aneuk Muda Aceh Unggul – Hebat (AMANAH) kembali diperkuat melalui relaunching yang menegaskan perannya sebagai pusat inkubasi ekonomi kreatif di Aceh. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa AMANAH dirancang sebagai ruang strategis untuk pengembangan ekosistem kreatif daerah.

“AMANAH diharapkan menjadi pusat aktivitas kreatif untuk kurasi, pengembangan ide, dan inkubasi bisnis,” ujarnya dalam sambutan saat relaunching AMANAH.

Ia menjelaskan bahwa penguatan AMANAH dilakukan melalui kolaborasi multipihak yang terintegrasi. “Ekosistem AMANAH melibatkan pemerintah, akademisi termasuk Universitas Syiah Kuala, dunia bisnis, lembaga keuangan seperti Bank Syariah Indonesia, serta komunitas dan asosiasi,” katanya.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Dengan sinergi lintas sektor, pelaku ekonomi kreatif tidak hanya mendapatkan ruang pengembangan, tetapi juga akses yang lebih luas terhadap pendanaan dan pasar.

Selain itu, program AMANAH juga diarahkan untuk memperkuat promosi produk kreatif Aceh. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Produk kreatif yang terkurasi dan terinkubasi dengan baik diharapkan mampu menarik minat investor sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menekankan bahwa relaunching AMANAH menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Momen ini menegaskan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi, khususnya di sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ia menilai bahwa pendekatan berbasis kolaborasi yang diusung AMANAH mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Model kerja sama ini diyakini dapat menjawab tantangan sosial ekonomi di Aceh secara lebih efektif,” katanya.

Lebih lanjut, Muzakir Manaf menyebut bahwa salah satu fokus utama pascarelaunching adalah mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan. “AMANAH diarahkan untuk menghadirkan program yang lebih terarah dan berkelanjutan guna membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, AMANAH diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Aceh. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang investasi dan memperluas akses pasar hingga tingkat global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita