Menu ✖

Dark Mode
Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur Koperasi Merah Putih: Jalur Baru Pemerataan Barang Subsidi Rakyat   Koperasi Merah Putih Bukan Ritel Modern, tapi Jalur Subsidi Rakyat   Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

Berita

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

badge-check


					Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global Perbesar

Jakarta – Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap menunjukkan sinyal positif. Berbagai indikator menunjukkan bahwa fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat untuk menopang pertumbuhan, meskipun tekanan eksternal seperti ketegangan geopolitik, fluktuasi harga energi, dan kehati-hatian investor global terus membayangi.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, mengatakan pihaknya optimis terhadap performa ekonomi nasional ke depan. Menurutnya, Indonesia memiliki modalitas yang cukup kuat untuk menepis dampak perlambatan ekonomi global melalui penguatan mesin ekonomi di dalam negeri.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 berpotensi melampaui proyeksi Bank Dunia, meskipun sulit mencapai lima persen, ujar Wijayanto.

Bank Dunia sebelumnya memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8 persen menjadi 4,7 persen. Namun, Wijayanto memperkirakan pertumbuhan pada kuartal I 2026 bisa mencapai 5,5 persen berkat dukungan faktor musiman seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Lebaran.

Namun demikian, tekanan ekonomi diprediksi meningkat pada kuartal II hingga IV, dipengaruhi oleh penurunan daya beli, pelemahan nilai tukar, peningkatan inflasi, dan ketidakpastian global yang membuat investor bersikap wait and see. Potensi El Nino juga dapat memperburuk situasi ekonomi.

Menurut Wijayanto, pertumbuhan ekonomi pada 2026 sangat bergantung pada konsumsi domestik karena dorongan dari komponen lain seperti investasi, belanja pemerintah, dan ekspor diperkirakan terbatas.

Beberapa sektor yang diprediksi menjadi penggerak pertumbuhan meliputi perdagangan, keuangan, pertambangan dan hilirisasi, makanan-minuman, kesehatan, telekomunikasi, dan ritel, kata Wijayanto.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Dunia. Ia menyebutkan bahwa penurunan tersebut wajar di tengah ketegangan geopolitik global yang memengaruhi banyak negara. Airlangga menilai proyeksi tersebut masih optimistis karena berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global yang 3,4 persen.

Bank Dunia dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 menyatakan perlambatan ini dipengaruhi oleh tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan kehati-hatian investor di pasar keuangan internasional. Meski demikian, Indonesia masih memiliki penyangga ekonomi seperti ekspor komoditas dan inisiatif investasi pemerintah yang dapat membantu meredam dampak kenaikan biaya energi dalam jangka pendek.

Pemerintah optimistis bahwa Indonesia mampu menjaga momentum pertumbuhan di atas rata-rata global. Kombinasi antara konsumsi domestik yang kuat, peran sektor strategis, serta kebijakan ekonomi yang adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan fondasi tersebut, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur

3 October 2026 - 23:38

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi

3 October 2026 - 23:38

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

3 October 2026 - 23:37

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran

3 October 2026 - 23:37

Pemerintah Pastikan Guru PPPK Penuh Waktu 2027 Diproses Bertahap Tanpa Tes Ulang

3 October 2026 - 23:37

Trending on Berita