Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Keracunan Ditindak Cepat, MBG Diperbaiki dan Diawasi Lebih Ketat

badge-check


					Keracunan Ditindak Cepat, MBG Diperbaiki dan Diawasi Lebih Ketat Perbesar

Jakarta – Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam menangani dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa peserta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tegas diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas layanan serta memastikan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat program nasional tersebut.

“SPPG Pondok Kelapa kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas, karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), belum memenuhi standar, kata Nanik.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa aspek standar operasional prosedur (SOP) menjadi perhatian utama dalam evaluasi pelaksanaan program MBG di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga bergerak cepat dalam memastikan keselamatan para siswa yang terdampak.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung meninjau kondisi para siswa yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSKD Duren Sawit. Ia memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan kondisi para siswa yang terdampak segera tertangani dengan baik,” ujar Pramono Anung.

Pemerintah menegaskan bahwa investigasi laboratorium masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut secara ilmiah dan komprehensif.

Pemerintah juga memastikan bahwa seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya. Hal ini menjadi bagian dari jaminan negara dalam melindungi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok prioritas.

Tidak berhenti pada penanganan kasus, pemerintah juga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG secara nasional.

Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, ditegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terus dilakukan, khususnya pada aspek kualitas layanan SPPG.

Data terbaru menunjukkan sebanyak 2.162 SPPG telah mendapatkan teguran. Dari jumlah tersebut, 1.789 unit dikenai suspend sementara, 368 menerima Surat Peringatan pertama, dan 5 unit telah meningkat ke tingkat SP-2.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh penyelenggara program mematuhi standar yang ditetapkan.

“Kita ditargetkan mencapai penyempurnaan penuh sebelum akhir tahun,” ujar Zulkifli Hasan.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan insiden, tetapi juga melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh.

Ke depan, pengawasan akan semakin diperketat, termasuk pada aspek kebersihan dapur, distribusi makanan, hingga pengendalian food waste.

Langkah cepat penanganan kasus ini sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat tata kelola program MBG kedepannya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita