Menu

Dark Mode
Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat Koperasi Desa Merah Putih dan Ikhtiar Memperluas Akses Ekonomi Rakyat Sekolah Garuda Transformasi 2026, Langkah Nyata Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif Pemerintah Perkuat Talenta Global Lewat Sekolah Garuda Berbasis Pendidikan Bermutu

Berita

Pemerintah Perkuat JKP dan Pelatihan Kerja untuk Lindungi Buruh

badge-check


					Pemerintah Perkuat JKP dan Pelatihan Kerja untuk Lindungi Buruh Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja melalui optimalisasi layanan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta penguatan program pelatihan kerja. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pekerja tetap terlindungi sekaligus memiliki daya saing di tengah dinamika pasar kerja yang terus berkembang.

Program JKP berperan sebagai instrumen perlindungan sosial yang memberikan manfaat berupa bantuan tunai, akses informasi pasar kerja, serta pelatihan bagi pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Dalam konteks ini, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan perlunya peningkatan mutu layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Berbagai layanan seperti JKP, pelatihan kerja, serta pasar kerja ditempatkan sebagai prioritas utama guna memastikan pekerja dapat mengaksesnya secara optimal. Adapun layanan tersebut harus tersedia secara cepat, mudah, dan responsif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, sehingga peningkatan kualitas layanan menjadi fokus serius bagi seluruh jajaran Kemnaker.

“Saya menginginkan layanan tidak boleh bermasalah. Kondisi memang tidak mudah, dan saya tidak menginginkan masih ada layanan dan aplikasi yang bermasalah, yang down, serta kontak informasi yang tidak bisa dijangkau,” ujar Yassierli.

Seiring itu, penguatan pelatihan kerja terus didorong melalui revitalisasi balai latihan kerja, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta perluasan kemitraan dengan sektor swasta. Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga penguatan soft skills yang relevan dengan tuntutan dunia kerja modern.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas hidup pekerja. Pemanfaatan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) juga diberikan sebagai peluang untuk mendukung pelatihan vokasi tenaga kerja.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan serta persaingan global,” ujar Kapolri Listyo Sigit.

Penguatan layanan ini turut didukung pemanfaatan teknologi informasi yang memungkinkan proses pendaftaran hingga penyaluran manfaat dilakukan lebih efisien dan transparan. Integrasi data antarinstansi juga mempercepat penyaluran bantuan dan meningkatkan akurasi penerima manfaat.

Melalui langkah tersebut, layanan JKP dan pelatihan kerja diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan tenaga kerja yang tangguh, kompeten, dan siap bersaing, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja di Indonesia.*

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

10 April 2026 - 23:13

Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

10 April 2026 - 23:13

Sekolah Garuda Transformasi 2026, Langkah Nyata Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

10 April 2026 - 23:13

Pemerintah Perkuat Talenta Global Lewat Sekolah Garuda Berbasis Pendidikan Bermutu

10 April 2026 - 23:13

Tren Positif Stabilitas Keamanan Papua Perkuat Percepatan Pembangunan

10 April 2026 - 23:13

Trending on Berita