Menu

Dark Mode
PFII: Instrumen Kedaulatan Ekonomi Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia PFII Jadi Wajah Baru Pusat Keuangan Indonesia Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

Berita

Pemerintah Kebut Pembangunan Kopdes Merah Putih di Seluruh Wilayah

badge-check


					Pemerintah Kebut Pembangunan Kopdes Merah Putih di Seluruh Wilayah Perbesar

Pemerintah Indonesia terus mempercepat pembangunan puluhan ribu gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) di seluruh wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa. Hingga pertengahan Maret 2026, pembangunan telah menunjukkan progres signifikan dengan puluhan ribu unit dalam tahap pengerjaan dan ribuan di antaranya siap beroperasi.

Program percepatan ini dijalankan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia dengan target ambisius membangun 83.000 gerai fisik Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 32.660 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.700 gerai telah selesai dibangun dan siap digunakan.

“Dan kita terus berprogres. Kita berharap hingga akhir April nanti lebih dari 20.000 gerai sudah selesai 100%,” ujar Joao dalam pertemuan terbatas bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Pemerintah menilai percepatan pembangunan ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan koperasi modern. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih sejauh ini dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi lintas pihak.

“Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” kata Ferry.

Ia juga mendorong percepatan pembangunan di lokasi baru agar target nasional dapat segera tercapai. Menurutnya, langkah strategis perlu dilakukan untuk menjaga momentum pembangunan yang sedang berlangsung.

“Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimistis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang,” tambahnya.

Joao menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan pengelolaan profesional berbasis teknologi. Ia menyebut sistem operasional Kopdes Merah Putih mengadopsi praktik terbaik dari koperasi di Spanyol dan Singapura.

“Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama,” jelasnya.

Untuk memastikan transparansi dan pengawasan, berbagai infrastruktur pendukung telah disiapkan, mulai dari sistem transaksi berbasis komputer hingga perangkat keamanan seperti CCTV dan alat pemadam api ringan. Selain itu, Agrinas juga mengoperasikan command center untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi.

Dengan percepatan pembangunan ini, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita