Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Pembangunan Manusia Jadi Fondasi Indonesia Emas Dua Tahun Prabowo-Gibran dan Pembangunan Manusia, Negara Hadir untuk Semua Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

Berita

Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Terjaga di Tengah Konflik Global

badge-check


					Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Terjaga di Tengah Konflik Global Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global akibat berbagai konflik geopolitik yang masih berlangsung.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk konflik geopolitik.
“Fundamental ekonomi kita masih kuat dan resilient. Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, dan defisit fiskal masih di bawah batas yang ditetapkan undang-undang,” ujarnya.
Di tengah risiko tersebut, kinerja ekonomi domestik tetap terjaga. Wamenkeu Juda menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 tercatat sekitar 5,11 persen, dengan pertumbuhan pada triwulan IV mencapai sekitar 5,39 persen. Sementara itu, defisit fiskal tetap dijaga di bawah 3 persen, yakni sekitar 2,92 persen, sesuai aturan dalam Undang-Undang Keuangan Negara.
Menurut Juda, kondisi fundamental tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mencapai target menjadi negara maju pada 2045. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia berada di kisaran US$5.000, sementara standar negara maju berada di atas US$13.000 per kapita per tahun.
Ia menyebut, momentum bonus demografi yang dimiliki Indonesia hingga sekitar 2035–2040 harus dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
“Kalau kita melewatkan periode ini, kita berisiko menjadi negara yang tua sebelum kaya,” kata Juda.
Senada, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, mengatakan komitmen pemerintah menjaga stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal.
“Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas makroekonomi, melanjutkan disiplin fiskal sebagaimana dimandatkan dalam undang-undang, serta memperkuat reformasi struktural untuk meningkatkan ketahanan ekonomi,” kata Deni.
Deni menerangkan, Fitch menilai Indonesia memiliki rekam jejak baik dalam menjaga inflasi tetap terkendali dan rasio utang pemerintah yang relatif moderat dibanding negara peers di level BBB.
“Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter terus menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan pasar dan memastikan program-program prioritas berjalan efektif dan akuntabel,” ujar Deni.
Dengan strategi fiskal yang disiplin dan responsif, pemerintah optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Post navigation
Previous:
MBG Lahir dari Hati, Bukan dari Kalkulasi Bisnis

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

7 October 2026 - 06:54

Koperasi Merah Putih Pastikan Penempatan Manajer Berdasar Kebutuhan SDM

7 October 2026 - 06:54

Trending on Berita