Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Pembangunan Manusia Jadi Fondasi Indonesia Emas Dua Tahun Prabowo-Gibran dan Pembangunan Manusia, Negara Hadir untuk Semua Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

Berita

Pemerintah Percepat Transisi demi Jaga Ketahanan Energi di Tengah Konflik Global

badge-check


					Pemerintah Percepat Transisi demi Jaga Ketahanan Energi di Tengah Konflik Global Perbesar

Jakarta – Pemerintah mempercepat berbagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya eskalasi konflik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang berdampak pada jalur distribusi minyak dunia, mendorong Indonesia memperkuat kebijakan transisi energi serta memastikan stabilitas pasokan energi domestik tetap terjaga.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai percepatan pemanfaatan energi terbarukan menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor yang rentan terhadap gejolak global.

“Percepat transisi energi dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan dari air, angin, dan surya,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan elektrifikasi, terutama pada transportasi publik berbasis kendaraan listrik (EV), dapat membantu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, pengurangan ketergantungan pembangkit listrik pada energi fosil juga dinilai penting untuk meredam dampak fluktuasi harga minyak global terhadap perekonomian nasional.

Bhima juga menekankan pentingnya penguatan bantalan fiskal untuk menjaga kesehatan keuangan badan usaha milik negara (BUMN) energi. Ia menilai revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perlu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan beban subsidi energi apabila harga minyak dunia terus meningkat.

“Realokasi anggaran ke subsidi energi mendesak dilakukan. Diperkirakan butuh alokasi tambahan hingga Rp340 triliun untuk jaga agar defisit APBN tidak melebar. Sebaiknya realokasi jangan menambah utang baru,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah bersama pelaku industri energi nasional terus memastikan operasional sektor migas domestik tetap berjalan optimal. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina memastikan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi tetap berlangsung maksimal guna menjaga pasokan energi nasional.

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen menyatakan berbagai langkah kesiapan telah dilakukan untuk memastikan produksi dan distribusi energi tetap terjaga.

“Kami memastikan kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan secara optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan agar produksi dan distribusi energi nasional tetap terjaga,” ujarnya.

Saat ini PHE mengelola lebih dari 80 persen aktivitas hulu migas di dalam negeri, termasuk kegiatan pemboran sumur pengembangan, pekerjaan workover, serta eksplorasi di sejumlah wilayah prospektif di Indonesia.

“Kami optimis kontribusi dari Subholding Upstream Pertamina pada pasokan energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga dengan baik,” tambah Hermansyah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

7 October 2026 - 06:54

Koperasi Merah Putih Pastikan Penempatan Manajer Berdasar Kebutuhan SDM

7 October 2026 - 06:54

Trending on Berita