Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Pembangunan Manusia Jadi Fondasi Indonesia Emas Dua Tahun Prabowo-Gibran dan Pembangunan Manusia, Negara Hadir untuk Semua Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

Berita

Menjaga Standar Mutu MBG, Pemerintah Tegas Tutup SPPG Yang Bermasalah

badge-check


					Menjaga Standar Mutu MBG, Pemerintah Tegas Tutup SPPG Yang Bermasalah Perbesar

Jakarta – Langkah tegas diambil Pemerintah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menutup sementara 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti bermasalah.

Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), kebijakan ini diberlakukan hingga hari kesembilan Ramadan sebagai bagian dari upaya penegakan standar mutu dan jaminan keamanan pangan bagi para siswa penerima manfaat. Penghentian operasional dilakukan sembari menjalankan evaluasi menyeluruh terhadap sistem produksi, pengolahan, hingga distribusi makanan di masing-masing dapur.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari mekanisme pengendalian mutu yang berjalan sistematis dan berkelanjutan.

“Program MBG menyangkut kesehatan anak-anak dan kredibilitas negara dalam menjamin asupan gizi. Karena itu, setiap temuan langsung kami tindak dengan penghentian sementara dan evaluasi komprehensif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan dilakukan secara ketat dan transparan agar standar yang telah ditetapkan benar-benar dipatuhi oleh seluruh pengelola SPPG.

Menurut Nanik, evaluasi tidak hanya difokuskan pada produk makanan, tetapi juga mencakup manajemen dapur, sanitasi ruang produksi, penyimpanan bahan baku, hingga penguatan prosedur kontrol kualitas. Dalam beberapa insiden, makanan yang terindikasi tidak layak bahkan berhasil ditarik sebelum dikonsumsi siswa, sebagai bentuk respons cepat tim pengawasan di lapangan.

“Kami ingin memastikan standar mutu benar-benar ditegakkan sebelum layanan kembali dibuka. Tidak ada kompromi terhadap kualitas,” tegasnya.

Dukungan terhadap langkah penutupan SPPG bermasalah juga disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, yang menilai bahwa seluruh dapur SPPG wajib memenuhi standar higienitas, keamanan pangan, serta tata kelola yang akuntabel.

“Program ini menyasar anak-anak sekolah. Tidak boleh ada kelalaian sekecil apa pun. Jika dapur tidak memenuhi standar, harus segera dievaluasi dan ditindak tegas,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya audit rutin dan inspeksi mendadak untuk memastikan ribuan SPPG yang telah berjalan baik tidak terdampak oleh kelalaian segelintir pihak. Menurutnya, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada profesionalisme pengelolaan dapur dan konsistensi menjaga mutu.

“Ini soal keselamatan dan masa depan generasi kita. Standar tidak boleh ditawar,” pungkasnya.

Dengan penutupan sementara dan pembenahan menyeluruh, standar mutu MBG ditegakkan secara konsisten. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

7 October 2026 - 06:54

Koperasi Merah Putih Pastikan Penempatan Manajer Berdasar Kebutuhan SDM

7 October 2026 - 06:54

Trending on Berita