Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Pembangunan Manusia Jadi Fondasi Indonesia Emas Dua Tahun Prabowo-Gibran dan Pembangunan Manusia, Negara Hadir untuk Semua Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

Berita

Kopdes Merah Putih Jadi Wadah Kolaborasi, Perkuat Jaringan UMKM Desa

badge-check


					Kopdes Merah Putih Jadi Wadah Kolaborasi, Perkuat Jaringan UMKM Desa Perbesar

Jakarta — Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diproyeksikan sebagai wadah kolaborasi antara koperasi desa, ritel modern, dan distributor guna memperkuat jaringan usaha mikro dan UMKM di tingkat desa.

“Sebenarnya kesempatan bagus untuk saling kolaborasi dengan minimarket, dengan distributor untuk menyalurkan produknya melalui koperasi desa,” kata Mendag.

Menurut Budi Santoso, KDMP bukan dibentuk untuk menyaingi ritel modern maupun toko kelontong yang telah lebih dulu hadir di tengah masyarakat. Sebaliknya, koperasi ini dirancang sebagai simpul distribusi yang menjembatani kebutuhan barang pokok dan produk lainnya agar lebih mudah dijangkau masyarakat desa.

“Pada dasarnya KDMP atau biasa disebut Kopdes ini dibentuk untuk memberdayakan ekonomi masyarakat setempat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, melalui pola kemitraan yang terstruktur, KDMP dapat memperpendek rantai pasok, menekan biaya logistik, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM desa. Dengan sistem distribusi yang lebih tertata, produk-produk lokal diharapkan memiliki daya saing lebih kuat.

Melalui KDMP, katanya, rantai pasok menjadi lebih ringkas karena distributor dapat menyalurkan barang secara langsung ke koperasi desa, yang kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat sehingga proses menjadi lebih cepat, efisien, dan terkontrol.

Budi menambahkan, kolaborasi ini juga akan menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat dan saling menguatkan, bukan saling mematikan. Ritel modern, distributor, dan koperasi desa dapat berperan sesuai fungsi masing-masing dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga di tingkat masyarakat.

“KDMP juga bisa berfungsi sebagai apotek, sebagai klinik, dan juga salah satu sebagai eksportir,” ucap Mendag Budi.

Dengan konsep kolaboratif dan distribusi yang lebih efisien, KDMP diharapkan memperkuat ekosistem perdagangan desa, mendukung UMKM, serta memastikan ketersediaan barang bagi masyarakat secara stabil, terjangkau, dan berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah optimistis, melalui sinergi tersebut, KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. [-RWA]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

7 October 2026 - 06:54

Koperasi Merah Putih Pastikan Penempatan Manajer Berdasar Kebutuhan SDM

7 October 2026 - 06:54

Trending on Berita