Menu

Dark Mode
Penegakan Hukum Karhutla Jadi Bukti Negara Tidak Kompromi Negara Hadir Melawan Karhutla Lewat Sanksi dan Pidana Tegas Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas Berantas Korupsi Pendidikan, Pemerintah Selamatkan Masa Depan Generasi Bangsa   Pemerintah Perkuat Integritas Pendidikan Demi Menjaga Meritokrasi  

Berita

Hilirisasi Papua Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

badge-check


					Hilirisasi Papua Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Perbesar

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus mendorong pembangunan hilirisasi komoditas prioritas perkebunan sebagai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan berbasis nilai tambah.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi fokus utama pemerintah daerah setelah pihaknya menghadiri rapat koordinasi percepatan pelaksanaan hilirisasi komoditas prioritas perkebunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI di Jakarta. Kegiatan tersebut membahas arah kebijakan dan langkah konkret dalam mempercepat pengolahan komoditas unggulan agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

“Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden RI melalui penguatan sektor perkebunan nasional yang nantinya kami lakukan di Papua Pegunungan, khususnya Jayawijaya,” ujar Atenius Murib.

Menurutnya, hilirisasi bukan sekadar program pengolahan hasil perkebunan, melainkan upaya komprehensif untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan nasional. Dengan pengolahan yang lebih optimal, komoditas perkebunan yang selama ini dijual dalam bentuk mentah diharapkan dapat diolah menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi yang memiliki daya saing lebih tinggi.

“Rapat ini menegaskan pentingnya langkah konkret untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan nasional,” katanya.

Atenius menambahkan bahwa potensi komoditas perkebunan di Jayawijaya sangat besar dan tersebar di 328 kampung pada 40 distrik. Jika dikelola secara maksimal melalui pendekatan hilirisasi, potensi tersebut diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

“Hilirisasi tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi program hilirisasi. Dukungan kebijakan, pendampingan teknis, hingga akses permodalan dan pasar menjadi faktor penting agar petani dan pelaku usaha perkebunan dapat bertransformasi dari sekadar produsen bahan mentah menjadi pelaku industri berbasis komoditas lokal.

“Dengan adanya dukungan pemerintah pusat melalui program hilirisasi, kami berharap hasil perkebunan masyarakat tidak hanya dijual mentah, tetapi juga dapat diolah untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani,” kata Atenius.

Kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat hilirisasi perkebunan berbasis potensi lokal. Langkah ini bukan hanya memperkokoh struktur ekonomi daerah, tetapi juga memastikan nilai tambah dinikmati di dalam wilayah, sehingga pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan meningkat secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla

28 August 2026 - 22:34

Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas

28 August 2026 - 22:34

Korupsi Ditindak Tegas, Integritas Kampus Jadi Prioritas

28 August 2026 - 22:34

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Korupsi di Sektor Pendidikan

28 August 2026 - 22:34

Debottlenecking Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Kawal Kepastian Usaha

28 August 2026 - 22:34

Trending on Berita