Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Pemerintah Tegaskan Kerja Nyata Lebih Utama daripada Kepuasan Survei

badge-check


					Pemerintah Tegaskan Kerja Nyata Lebih Utama daripada Kepuasan Survei Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa capaian tingkat kepuasan publik sebesar 79,9 persen terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tidak dijadikan sebagai tujuan utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pelaksanaan program-program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam memerangi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta memastikan manfaat kebijakan dapat segera dirasakan secara luas.

Hasil survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Angka tersebut mencerminkan penerimaan publik yang relatif tinggi terhadap program-program pemerintah yang telah berjalan sejak awal masa pemerintahan.

Namun demikian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hasil survei bukanlah acuan utama bagi pemerintah dalam bekerja. Pemerintah, kata dia, lebih memprioritaskan kerja nyata melalui percepatan berbagai program yang diyakini mampu mengurangi beban dan permasalahan masyarakat.

“Sebagaimana setiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kita kejar. Bukan hasil survei, yang kita kejar adalah mempercepat program-program yang memang kita yakini bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat kita,” ujar Prasetyo.

Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menempatkan agenda pengentasan kemiskinan sebagai target utama pemerintahan. Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas yang dipandang sebagai tantangan besar bangsa.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo kerap menyebut isu-isu tersebut sebagai “perang” yang harus dihadapi secara serius. “Kita ini perang dengan kemiskinan, perang dengan masalah kualitas pendidikan kita, perang dengan masalah kualitas kesehatan. Ini perang dalam tanda kutip, jangan diartikan salah. Musuh kita hari ini itu,” katanya.

Prasetyo menegaskan pemerintah akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai target-target tersebut, tanpa menjadikan hasil survei sebagai orientasi utama. Ia mengakui bahwa meskipun hasil survei menunjukkan angka positif, pemerintah menyadari bahwa sejumlah program strategis membutuhkan proses dan waktu agar hasilnya optimal.

Salah satu contohnya adalah program renovasi sekolah yang jumlahnya mencapai sekitar 300 ribu unit di seluruh Indonesia. “Mungkin baru bisa kita selesaikan dalam dua sampai tiga tahun. Itu pun kami belum puas,” ujarnya.

Sementara itu, survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden melalui metode simple random sampling. Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita