Menu

Dark Mode
Penegakan Hukum Karhutla Jadi Bukti Negara Tidak Kompromi Negara Hadir Melawan Karhutla Lewat Sanksi dan Pidana Tegas Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas Berantas Korupsi Pendidikan, Pemerintah Selamatkan Masa Depan Generasi Bangsa   Pemerintah Perkuat Integritas Pendidikan Demi Menjaga Meritokrasi  

Berita

Kolaborasi Lintas Pihak Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih

badge-check


					Kolaborasi Lintas Pihak Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih Perbesar

Jakarta – Sejumlah pihak mendorong penguatan kolaborasi lintas elemen dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Koperasi ini dipandang tidak hanya sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia sekaligus Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Farida Farichah, menekankan pentingnya peran perempuan desa dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, keterlibatan perempuan secara aktif dan strategis akan menjadi kunci dalam menciptakan koperasi yang profesional, transparan, dan berdaya saing.

Farida menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Koperasi saat ini tengah memperkuat keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa di Indonesia. Penguatan ini dilakukan sebagai upaya menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat desa.

“Setiap desa akan memiliki Koperasi Desa Merah Putih yang dikelola secara profesional. Fasilitasnya lengkap, mulai dari gedung koperasi, gerai sembako seperti minimarket, klinik dan obat-obatan, tempat penjualan produk UMKM, hingga gudang penyimpanan,” jelas Farida.

Ia menambahkan, koperasi tersebut dirancang sebagai sentra ekonomi desa yang terbuka bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Dengan konsep kolaboratif, koperasi diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah bagi produk-produk lokal desa.

Menurut Farida, pengelolaan koperasi yang profesional dan kolaboratif akan mendorong tumbuhnya kepercayaan masyarakat. Hal ini sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan desa untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, baik sebagai pengelola, pelaku usaha, maupun pengambil keputusan.

Dukungan terhadap penguatan Koperasi Desa Merah Putih juga datang dari pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam membangun ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan koperasi, UMKM, serta perluasan akses pasar sebagai bagian dari agenda pemerataan ekonomi.

Penguatan ekonomi desa dan kelurahan di Kalimantan Timur diwujudkan melalui pembentukan 1.037 Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi tersebut diposisikan sebagai motor penggerak utama ekonomi rakyat yang berbasis kebersamaan dan kemandirian.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa koperasi memiliki nilai strategis dalam membangun kedaulatan ekonomi masyarakat. “Kami meyakini bahwa esensi koperasi berjiwa nasionalisme, berlandaskan semangat Pancasila, dan merupakan alat perjuangan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla

28 August 2026 - 22:34

Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas

28 August 2026 - 22:34

Korupsi Ditindak Tegas, Integritas Kampus Jadi Prioritas

28 August 2026 - 22:34

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Korupsi di Sektor Pendidikan

28 August 2026 - 22:34

Debottlenecking Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Kawal Kepastian Usaha

28 August 2026 - 22:34

Trending on Berita