Menu ✖

Dark Mode
Sinyal Ekonomi Menguat Menunjukkan Daya Tahan RI di Tengah Tekanan Global Sinyal Ekonomi Menguat Jadi Modal Menjaga Kepercayaan Pasar dan Rakyat Sinyal Ekonomi Menguat, Inflasi Terkendali dan Manufaktur Kembali Ekspansi Sinyal Ekonomi Menguat, Aktivitas Manufaktur dan Ekspor Makin Bergairah Perlinsos 2027 Targetkan Bantuan Sosial Lebih Cepat dan Transparan Pemerintah Siapkan Perlinsos 2027 untuk Perkuat Akurasi Bansos

Berita

Presiden Prabowo Arahkan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Strategis Jadi Prioritas Nasional

badge-check


					Presiden Prabowo Arahkan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Strategis Jadi Prioritas Nasional Perbesar

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto memprioritaskan percepatan groundbreaking proyek hilirisasi strategis pada awal 2026 sebagai upaya memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri, dan menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Presiden menargetkan enam proyek mulai dibangun pada akhir Januari hingga awal Februari 2026, serta mendorong total 18 proyek hilirisasi masuk tahap awal pembangunan paling lambat Maret 2026 dengan nilai investasi mencapai ratusan triliun rupiah.

Sejalan dengan arahan tersebut, Danantara Indonesia akan terlibat dalam proyek hilirisasi, termasuk peternakan ayam dengan investasi senilai Rp 20 triliun akan dimulai atau groundbreaking pada awal Februari 2026.

Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, menyebut peternakan ayam masuk dalam rangkaian dari program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita akan segera launching untuk segera membangun industri peternakan, karena kita mendukung MBG, itu yang kita butuh ayam, telur, dan lain-lain. Peternakan termasuk itu nanti kita akan kita segera launching,” kata Sigit

Senada, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan bahwa proyek-proyek yang akan segera dimulai mencakup sektor mineral, energi, hingga bioindustri dengan nilai investasi miliaran dolar AS.

“Terkait bauksit, ada refinery aluminium di Mempawah. Kemudian refinery di Cilacap, lalu di Banyuwangi. Totalnya ada lima proyek,” ujar Rosan.

Ia juga merinci proyek lain seperti pengembangan smelter alumina, fasilitas smelter grade alumina, produksi bioavtur di Cilacap, hingga fasilitas kelapa terintegrasi di Morowali.

“Pengembangan smelter Alumina, nilainya US$2,4 miliar di Mempawah. Kemudian kelapa, fasilitas kelapa terintegrasi, ini sudah jalan di Morowali US$100 juta,” tutur Rosan.

Rosan menambahkan termasuk di dalamnya pengolahan dan pemotongan.

“Iya, hilirisasi unggas termasuk pengolahan dan pemotongan,” ujarnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa arahan tersebut dibahas dalam rapat terbatas di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor.

Presiden juga menekankan penguatan industri tekstil, otomotif, dan elektronik, termasuk pengembangan teknologi semikonduktor.

“Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” jelasnya.

Melalui percepatan groundbreaking proyek hilirisasi strategis tersebut, pemerintah menegaskan fokus membangun struktur industri nasional yang kuat, berdaya saing, serta mampu menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sinyal Ekonomi Menguat, Inflasi Terkendali dan Manufaktur Kembali Ekspansi

9 October 2026 - 23:36

Sinyal Ekonomi Menguat, Aktivitas Manufaktur dan Ekspor Makin Bergairah

9 October 2026 - 23:36

Perlinsos 2027 Targetkan Bantuan Sosial Lebih Cepat dan Transparan

9 October 2026 - 23:36

Pemerintah Siapkan Perlinsos 2027 untuk Perkuat Akurasi Bansos

9 October 2026 - 23:36

Dua Tahun Prabowo-Gibran, HAM Diperkuat lewat Koordinasi Hukum yang Solid

9 October 2026 - 23:36

Trending on Berita