Menu ✖

Dark Mode
Kesetaraan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Negara Tak Membiarkan Anak Tertinggal Sekolah Rakyat Bawa Kesetaraan Pendidikan, dari Wacana Jadi Layanan Nyata Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar Kedaulatan Pangan Menjawab Tantangan dari Sawah sampai Dapur Rakyat Kedaulatan Pangan: Bangsa Mampu Berdiri di Atas Produksi Sendiri

Berita

Presiden Prabowo Penggagas Lompatan Besar Swasembada Pangan

badge-check


					Presiden Prabowo Penggagas Lompatan Besar Swasembada Pangan Perbesar

Medan — Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025 dinilai sebagai lompatan besar dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai figur kunci yang menggagas dan mendorong terwujudnya capaian strategis tersebut melalui kebijakan pertanian yang terarah dan berkelanjutan.

Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Sumatera Utara, Muhammad Fadly Abdina, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada pangan yang berhasil diraih Indonesia tanpa ketergantungan impor beras medium sepanjang 2025.

“Sebagai bahagian elemen stakeholders sektor pertanian kita sepatutnya menobatkan Bapak Presiden Republik Indonesia sebagai Bapak Swasembada Pangan Indonesia,” ujar Fadly Abdina.

Ia menjelaskan, produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat dibandingkan produksi tahun 2024 yang tercatat sebesar 30,62 juta ton.

Kenaikan produksi tersebut mencerminkan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor hulu pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.

Fadly menambahkan, pada 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras medium. Produksi beras nasional juga melampaui kebutuhan konsumsi tahunan yang diperkirakan sekitar 31,19 juta ton, sehingga mencatatkan surplus yang signifikan.

“Pencapaian Indonesia pada 2025 tidak pernah melakukan impor beras medium dan produksi 2025 juga melampaui kebutuhan komsumsi beras setahun sekitar 31,19 juta ton sehingga Indonesia Surplus 3,52 juta ton atau sekitar 11,28 % oleh karenanya kondisi ini menunjukkan ketahanan pasokan beras nasional relatif aman,” pungkasnya.

Menurut Fadly, capaian swasembada pangan tersebut menegaskan peran Presiden Prabowo sebagai penggagas lompatan besar ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan pertanian dan kemandirian pangan Indonesia ke depan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif

10 October 2026 - 15:46

Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Diperkuat lewat Percepatan Program Pertanian Nasional

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Didorong melalui Produksi, Teknologi, dan Kesejahteraan Petani

10 October 2026 - 15:46

Koperasi Merah Putih Catat Transaksi Besar, Perputaran Usaha Desa Menguat

10 October 2026 - 15:46

Trending on Berita