Menu ✖

Dark Mode
Kesetaraan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Negara Tak Membiarkan Anak Tertinggal Sekolah Rakyat Bawa Kesetaraan Pendidikan, dari Wacana Jadi Layanan Nyata Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar Kedaulatan Pangan Menjawab Tantangan dari Sawah sampai Dapur Rakyat Kedaulatan Pangan: Bangsa Mampu Berdiri di Atas Produksi Sendiri

Berita

Pidato di WEF 2026, Prabowo: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Perdamaian

badge-check


					Pidato di WEF 2026, Prabowo: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Perdamaian Perbesar

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mencatatkan momen bersejarah di World Economic Forum (WEF) 2026 Davos dengan mengangkat Indonesia sebagai pusat percakapan global di tengah ketidakpastian dunia.

Melalui pidato kunci di Congress Hall Davos, Prabowo menegaskan konsep Prabowonomics.

Ia menyampaikan bagaimana memaparkan capaian yang telah dilakukan oleh pemerintahannya dalam satu tahun belakangan ini.

Bukan hanya itu, namun Kepala Negara juga menjelaskan di mata dunia, seperti apa arah kebijakan ekonomi jangka panjang yang bertumpu pada stabilitas, pertumbuhan berkelanjutan, dan keberanian strategis.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa kemakmuran hanya dapat terwujud di atas perdamaian dan stabilitas.

“Tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian,” kata Prabowo, di Davos, Kamis (22/1).

Ia menegaskan stabilitas Indonesia bukan kebetulan, melainkan hasil pilihan politik yang konsisten untuk menyatukan bangsa dan membangun kolaborasi.

“Indonesia in our history has never once defaulted on the payment of our debt — not once,” katanya ketika menegaskan kredibilitas fiskal Indonesia.

Kepercayaan global terhadap Indonesia diperkuat melalui penjelasan mengenai Danantara, sovereign wealth fund dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun.

“Dengan Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara. Indonesia kini bukan hanya negeri perdamaian dan stabilitas. Indonesia semakin menjadi negeri peluang,” tegasnya.

Pendekatan Indonesia Incorporated tersebut menegaskan sinergi negara dan dunia usaha dalam menarik investasi strategis.

Presiden Prabowo juga menyoroti investasi sumber daya manusia sebagai kunci pertumbuhan jangka panjang.

“Saya yakin sumber daya manusia itu menentukan pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya, seraya memaparkan program pendidikan, kesehatan, dan Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan.

Momen Davos turut mendapat perhatian diaspora Indonesia. Alvin Wihono, mahasiswa magister di ETH Zurich, menilai kehadiran Prabowo sebagai langkah strategis.

“Menurut saya, Pak Prabowo adalah sosok yang memiliki mimpi besar. Ia memiliki visi yang jelas dan berjangka panjang,” ujarnya.

Alvin juga menekankan pentingnya penguatan human capital dan hilirisasi industri.

Pandangan serupa disampaikan Adli, mahasiswa magister di ETH Zurich.

“Menurut saya, Pak Presiden adalah sosok yang sangat strategis,” katanya.

Ia berharap momentum Davos memperkuat komunikasi berkelanjutan antara pemerintah dan diaspora.

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF 2026 menandai babak baru diplomasi Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia telah berdiri di pusat percakapan dunia sebagai mitra global yang setara dan visioner. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif

10 October 2026 - 15:46

Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Diperkuat lewat Percepatan Program Pertanian Nasional

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Didorong melalui Produksi, Teknologi, dan Kesejahteraan Petani

10 October 2026 - 15:46

Koperasi Merah Putih Catat Transaksi Besar, Perputaran Usaha Desa Menguat

10 October 2026 - 15:46

Trending on Berita