Menu ✖

Dark Mode
Kesetaraan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Negara Tak Membiarkan Anak Tertinggal Sekolah Rakyat Bawa Kesetaraan Pendidikan, dari Wacana Jadi Layanan Nyata Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar Kedaulatan Pangan Menjawab Tantangan dari Sawah sampai Dapur Rakyat Kedaulatan Pangan: Bangsa Mampu Berdiri di Atas Produksi Sendiri

Berita

MBG Perkuat Gizi dan Daya Tahan Nasional

badge-check


					MBG Perkuat Gizi dan Daya Tahan Nasional Perbesar

Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas gizi anak sekaligus menopang daya tahan nasional. Program ini tidak hanya menjawab persoalan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan sumber daya manusia Indonesia.

Wakil Ketua Umum Bidang Vokasi dan Sertifikasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Selatan, Dr. Agus Febrianto, menyatakan bahwa MBG merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.

“Program MBG ini memberikan harapan yang sangat besar. Ini bukan sekadar program makan gratis, tetapi upaya menyeluruh untuk memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia. Program ini sangat luar biasa karena langsung menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Dr. Agus.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak dapat dilepaskan dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya sosialisasi yang masif dan berkelanjutan agar program ini dipahami sebagai agenda bersama, bukan semata program pemerintah.

“Kita semua harus turun tangan. Setiap pihak memiliki peran masing-masing. Sudah seharusnya kita memberikan dukungan penuh terhadap apa yang telah dirancang dan dijalankan pemerintah,” tegasnya.

Dr. Agus juga menilai bahwa MBG perlu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk memastikan pemerataan manfaat program. Meski diakui terdapat tantangan, ia menegaskan bahwa hal itu justru mencerminkan nilai pengabdian dan tanggung jawab sosial.

“Kalau ditanya ada kesulitan atau tidak, tentu tantangan selalu ada, terutama di wilayah 3T. Tapi justru di situlah nilai pengabdian kita. Ini adalah upaya nyata untuk membantu masyarakat di daerah terpencil agar mendapatkan akses gizi yang layak,” jelasnya.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Garuda Institute, Hendarsam Marantoko, yang menempatkan MBG sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan dan gizi merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas bangsa di tengah ketidakpastian global.

“Kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh alutsista, tetapi oleh kualitas manusia dan daya tahan sistem nasionalnya,” kata Hendarsam.

Ia menegaskan, MBG merupakan investasi sumber daya manusia yang akan menentukan daya saing dan ketangguhan Indonesia di masa depan.

“MBG bukan sekadar soal makan gratis. Ini adalah strategi menjaga bangsa tetap hidup, stabil, dan berdaulat, dari piring makan rakyat hingga benteng pertahanan negara,” pungkasnya.

Dengan fondasi gizi yang kuat sejak dini, bangsa ini dinilai memiliki basis yang kokoh untuk menjaga stabilitas nasional, memperkuat kemandirian, dan memastikan keberlanjutan pembangunan jangka panjang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif

10 October 2026 - 15:46

Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Diperkuat lewat Percepatan Program Pertanian Nasional

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Didorong melalui Produksi, Teknologi, dan Kesejahteraan Petani

10 October 2026 - 15:46

Koperasi Merah Putih Catat Transaksi Besar, Perputaran Usaha Desa Menguat

10 October 2026 - 15:46

Trending on Berita